Satker KPPN Baubau Segera Terapkan Aplikasi SAKTI
Bagikan

PUBLIKSATU.BAUBAU---
Aplikasi SAKTI merupakan salah satu Quality improvement Kementerian Keuangan, khususnya Ditjen Perbendaharaan dalam upaya melakukan perbaikan metode dan cara kerja baru dibidang informasi teknologi yang lebih sesuai dengan kebutuhan dan untuk mendapatkan hasil yang lebih efektif dan berkualitas. Apakah aplikasi SAKTI itu dan apa manfaatnya?
Modernisasi dalam pencairan dan penyaluran dana Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (APBN) terus dilakukan oleh Kementerian Keuangan dan khususnya Ditjen Perbendaharaan. KPPN Baubau sebagai instansi vertikal di bawah Ditjen Perbendaharaan yang melaksanakan pembayaran APBN di Kepulauan Buton akan senantiasa berusaha menyukseskan implementasi Aplikasi SAKTI ini.
Aplikasi SAKTI (Sistem Akuntansi Keuangan Tingkat Instansi) merupakan integrasi dari berbagai aplikasi yang akan digunakan oleh satker instansi vertikal pemerintah. Selain itu, aplikasi SAKTI juga dirancang berdasarkan proses bisnis SPAN (Sistem Perbendaharaan dan Anggaran Negara) untuk melakukan pengelolaan keuangan yang meliputi tahapan perencanaan hingga pertanggungjawaban anggaran yang digunakan oleh Kantor Pelayanan Perbendaharaan Negara (KPPN) sebagai penerbit Surat Perintah Pencairan Dana (SP2D).
Aplikasi SAKTI merupakan simplifikasi aplikasi-aplikasi sebelumnya yang digunakan Satker dimana semua disatukan menjadi single database sehingga mempermudah Satker dalam proses pencairan dana APBN melalui pengajuan Surat Perintah Membayar (SPM) secara elektronik melalui KPPN. Diharapkan dengan adanya SAKTI proses pencairan dana dapat dilakukan secara efektif, efisien, dan akuntabel.
Penggunaan aplikasi SAKTI sendiri dimulai dengan launching SAKTI berbasis desktop pada tahun 2016-2019 untuk lingkup yang terbatas. Baru kemudian di tahun 2020, diterapkan implementasi kepada seluruh instansi vertikal dalam basis web yang diperkenalkan dengan nama SAKTI Web. Namun penggunaan SAKTI Web masih terbatas untuk modul administrasi dan penganggaran. Berbeda dengan SAKTI basis desktop yang diterapkan penuh untuk modul administrasi, penganggaran, pelaksanaan, bendahara, BMN, dan pelaporan.
Namun, di pertengahan tahun 2020 ini, sedang dilakukan migrasi SAKTI berbasis desktop ke SAKTI Web yang diterapkan ke seluruh modul. Penerapan ini sekaligus menandai aba-aba penggunaan SAKTI Web secara penuh untuk semua modul ke seluruh instansi vertikal pemerintah. Implementasi SAKTI Web ini sekaligus juga sebagai langkah penyederhanaan, percepatan, dan pengintegrasian proses perbendaharaan mulai dari proses perencanaan hingga pelaporan. SAKTI Web yang terimplementasi secara penuh diharapkan juga dapat mendukung janji layanan KPPN Baubau yaitu, proses penyelesaian SP2D dalam 1 jam (kecuali SPM yang belum mendaftarkan supplier, terdapat kesalahan, dan sebagainya).
Modernisasi dan digitalisasi proses keuangan dan perbendaharaan ini juga tentunya harus dapat meminimalisir potensi fraud dan penyelewangan dana APBN. Sehingga birokrasi yang bersih dan penerapan prinsip good governance yang menjadi impian kita bersama, dapat terwujud. Tentunya juga dengan pengawasan yang baik dari seluruh elemen masyarakat atas setiap rupiah uang Negara. Untuk itu sangat diharapkan kerjasama dan dukungan dari seluruh mitra kerja KPPN Baubau untuk menyukseskan tahapan impementasi Aplikasi SAKTI agar dapat berjalan sesuai harapan.(iwn)