Harganas XXVII, DPPKB Berikan Layanan KB Gratis Kepada 1.038 Akseptor
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dinas Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana (DPPKB) Kota Baubau menargetkan layanan KB secara serentak kepada 1.038 akseptor. Layanan kontrasepsi ini diberikan cuma-cuma alias gratis.
Kegiatan ini merupakan rangkaian Hari Keluarga Nasional (Harganas) ke-XXVII/2020. Seremonial puncak peringatan Harganas dengan mengusung tema "dari keluarga kita wujudkan sumber daya manusia unggul menuju Indonesia maju" itu dipusatkan di Rumah Jabatan Wali Kota, Senin (29/6) kemarin.
Wali Kota Baubau, AS Tamrin mengatakan, kondisi pandemik Covid-19 saat ini secara otomatis memunculkan banyak masalah dan tantangan baru bagi keluarga. Mulai dari pendapatan menurun, potensi kehamilan sangat tinggi, peningkatan kekerasan dalam rumah tangga dan ditambah lagi psikologis anak rentan stres karena keterbatasan ruang belajar dan bermain.
"Saya atas nama Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menghimbau kepada semua pihak untuk terus mendukung program Badan Kependudukan dan Keluarga Berencana (BKKBN) melalui penerapan delapan fungsi keluarga yaitu keagamaan, sosial budaya, cinta kasih, perlindungan, reproduksi, ekonomi, pendidikan dan lingkungan," ujar AS Tamrin dalam sambutannya
Sementara itu, Kepala DPPKB Baubau, Suarmawati mengatakan, Harganas ke-XXVII di Baubau ini dirangkaikan dengan pelayanan KB secara serentak di 17 Puskesmas. Tidak tanggung-tanggung, pihaknya menargetkan pemberian layanan KB kepada 1.038 akseptor sekaligus.
"Layanan 1.038 askeptor itu yang terbanyak peserta KB baru yakni sebesar 536 calon akseptor, sisanya peserta KB ulangan. Dengan tambahan 536 peserta baru ini, maka capaian kami sudah 52 persen dari yang sebelumnya hanya 25 persen pada Mei lalu," ungkap Suarmawati.
Kata dia, target layanan KB dengan Metode Kontrasepsi Jangka Panjang (MKJP) itu paling banyak diberikan akseptor di Kecamatan Betoambari. Namun, layanan KB MKJP ini hanya untuk perempuan berupa MOW atau Tubektomi.