Targetkan Bebas Covid-19, Unidayan Perketat Protokol Kesehatan
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) siap menerapkan era new normal, Senin 19 Juli 2020 mendatang. Perguruan tinggi pertama di Kota Baubau ini sedang mematangkan sistem pencegahan penyebaran Covid-19 di lingkungan kampus.
Langkah awal, Unidayan menghentikan aktivitas kampus kecuali pelayanan mahasiswa baru selama dua pekan sejak 4 Juli lalu. Selama kurun waktu libur itu dimanfaatkan untuk merampungkan penyusunan dan perbaikan tata tertib pelayanan yang mendukung pencegahan Covid-19 di lingkup Unidayan.
"Kita telah memiliki tiga unit sarana cuci tangan beserta sabun dengan kapasitas 60 liter. Kemudian, 15 Juli besok (hari ini, red) akan ada serah terima empat unit tambahan alat cuci tangan pakai sabun lagi dengan kapasitas masing-masing 80 liter," ungkap Kabag Umum Unidayan, Agus Salim di ruang kerjanya, Selasa (14/7).
Tidak sampai disitu, Sekretaris Satgas Covid-19 Unidayan ini membeberkan, dalam waktu dekat kampus juga akan dilengkapi dengan dispenser disinfektan. Fasilitas tersebut dipasang di beberapa titik yang kerap dilewati para dosen, pegawai dan mahasiswa terutama ruang laboratorium.
Lebih jauh, kata dia, pihaknya juga akan membagikan 200 buah masker dan disinfektan semprot kepada seluruh dosen dan pegawai yang akan bertugas atau masuk kampus. Lalu, petugas security utamanya di gerbang masuk dan tempat antrian pendaftaran mahasiswa baru akan dilengkapi dengan pengukur suhu tubuh berupa thermal scanner plus penyemprotan disinfektan.
"Itu semua untuk mendukung segala prosedur tetap pencegahan penyebaran Covid-19. Sehingga seluruh dosen, pegawai dan mahasiswa utamanya mahasiswa baru bisa merasa nyaman dan steril," ujarnya.
Dia menambahkan, Satgas Covid-19 Unidayan menargetkan semua Prosedur Tetap (Protap) pencegahan Covid-19 itu rampung diakhir masa penutup kampus, 18 Juli mendatang. Sehingga, dosen dan pegawai sudah bisa mulai bertugas dengan aman dan bebas dari Covid-19 pada Senin 20 Juli 2020.