Berita Terkini
Baubau

Aksi Damai, IMM Serukan Empat Tuntutan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 21 Juli 2020 14:28 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Aksi Damai, IMM Serukan Empat Tuntutan
Pengurus Fokasi Komisariat IMM Baubau bersama Kapolres Baubau, AKBP Zainal Abidin Rio Tangkari usai menggelar aksi simpatik

PUBLIKSATU, BAUBAU - Forum Komunikasi (Fokasi) Komisariat Ikatan Mahasiswah Muhammadiyah (IMM) Baubau gelar aksi simpatik mengkritisi tindakan aparat kepolisian resort yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) saat mengawal jalannya setiap kegiatan aksi.

Kritikan disampaikan sebagaimana rentetan peristiwa yang terjadi di Sultra diantaranya, seperti peristiwa september berdarah (Sedarah) tahun 2019 di Kota Kendari dialami sodara Randy dan Yusuf Qardawi mendapat perlakuan tidak manusiawi oleh oknum aparat kepolisian.

Berikutnya peristiwa 25 Juni 2020 tiga aktivis menjadi korban kebrutalan oknum polisi, selanjutnya 6 Juli 2020 aktivis mahasiswa saat menyampaikan pendapat terkait transparansi bantuan sosial tunai (BST) di Kabupaten Wakatobi juga mendapatkan perlakuan represif oleh oknum polisi.

"Tindakan represif ini sangat bertentangan sebagamana deklarasi HAM PBB dalam Pasal 19, begitu juga kebebasan berkumpul dan berserikat diatur dalam UUD 1945 Pasal 28 E ayat (3) dan lebih lanjut dalam Pasal 13 ayat (3) UU 9 1998 yakni dalam menyampaikan pendapat dimuka umum, Polri bertanggung jawab menyelenggarakan pengamanan," kata Andri Arisman selaku Korlap aksi, Senin (20/7).

Selanjutnya usai melakukan orasi dibeberapa titik dan terakhir di Tugu Kirab Baubau, selanjutnya massa aksi melakukan longmarc menuju Kantor Polisi Resort (Polres) Baubau dengan tujuan bisa berdialog Kapolres serta menyempaikan beberap poin tuntutan terkait tindakan oknum aparat yang dinilai telah menyalahi aturan.

"Pertama mengutuk tindakan oknum kepolisian di Wakatobi pada demonstrasi tanggal 6 juli 2020, kedua meminta seluruh jajaran kepolisian tiap resort yang ada di Sultra melakukan pembinaan Tri Brata agar tidak terulang kekerasan terhadap demonstran, ketiga meminta Kapolda agar melakukan evaluasi kepada seluruh Kapolres se-Sultra dan terakhir meminta kepada Kapolda agar mencopot Kapolres Wakatobi," pintahnya.

Tak berselang lama berorasi di depan kantor Polres, massa aksi dipersilakan serta difasilitasi untuk berdiskusi dengan Kapolres.

Bagikan