IPeKB Tetap Semangat Bujuk PUS Tunda Kehamilan
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pengurus DPC Ikatan Penyuluh Keluarga Berencana (IPeKB) Kota Baubau berkomitmen terus menjadi garda terdepan dalam pengendalian penduduk. Organisasi profesi Penyuluh KB ini tetap semangat meyakinkan setiap Pasangan Usia Subur (PUS) untuk menunda kehamilan meski ditengah pandemi Covid-19.
HUT IPeKB Indonesia ke-13 yang jatuh pada 26 Juli 2020 kemarin menjadi motivasi tersendiri bagi IPeKB Baubau. Mereka menggelar kegiatan sederhana berupa kerja bakti di kebun Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Sejahtera (UPPKS) kampung KB Kelurahan Lamangga Kecamatan Murhum.
Selain itu, pengurus IPeKB Baubau juga melaksanakan instruksi IPeKB pusat berupa mengambil gambar dan video berdurasi sekitar 60 menit berisi dukungan, motivasi, pesan dan kesan sesuai tema HUT tahun ini yaitu Penyuluh KB bekerja dengan cerdas, kreatif dan inovatif dalam tatanan hidup normal baru.
"Alhamdulilah kegiatan ini berjalan sukses didukung dengan para anggota IPeKB yang berjumlah 40 orang," ungkap Ketua Panitia Pelaksana HUT IPeKB ke-13 Baubau, Cilis Endah Setiawati, di sekertariat IPeKB Kota Baubau Jln Betoambari No.36, Jum'at (24/7).
Ditempat yang sama, Ketua IPeKB Baubau Wa Ode Wati Nurbaena menjelaskan, IPeKB merupakan wadah gerakan para penyuluh KB baik yang ada dalam pemerintahan maupun di luar pemerintahan. Organisasi ini tetap siap mendukung program Bangga Kencana baik masalah kependudukan, KB maupun pembangunan keluarga.
"Penyuluh KB adalah penggerak, motivator dalam memberikan konseling, informasi dan edukasi yang sangat menentukan suksesnya Program Bangga Kencana khususnya peningkatan capaian KB," tutur Wati.
Persoalan Keluarga Berencana, menurut dia, merupakan tantangan yang selalu dihadapi oleh para penyuluh. Tantangan penyuluh KB semakin berat lantaran Indonesia termasuk Baubau sedang menghadapi situasi pandemi Covid-19.