Berita Terkini
Baubau

Jaring Aspirasi, Kadis Dikbud Sultra Sambangi Sekolah di Baubau

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 5 Agustus 2020 14:36 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Jaring Aspirasi, Kadis Dikbud Sultra Sambangi Sekolah di Baubau
Kadis Dikbud Sultra, Asrun Lio saat melihat ruang mesin jahit di SMK N 3 Baubau

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dengan tujuan menjaring dan menampung aspirasi seluruh lingkup pendidikan, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan (Dikbud) Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD terus bergerak dan meninjau seluruh sekolah dibawah naungan Dikbud Sultra di berbagai wilayah kerjanya.

Setelah sebelumnya berkunjung dibeberapa sekolah yang ada di Buton Selatan (3/8), kali ini Asrun Lio memboyong sebagian besar pejabat di Dikbud Sultra untuk melihat kebutuhan dan mendengar keluhan para kepala sekolah tingkat sekolah menengah atas (SMA) di Kota Baubau, yang dipusatkan di SMKN 3 dan SMAN 3 Baubau, Selasa (4/8).

Plt Kadikbud Sultra, Drs Asrun Lio MHum PhD mengatakan, setelah dari Busel, para rombongannya langsung bertolak ke Kota Baubau guna mendengar keluhan, sekaligus memperkenalkan para pejabat lingkup Dinas Dikbud kepada para Kepala Sekolah (Kasek). Pasalnya, masih banyak Kasek yang tidak tahu keluhannya ditujukan kepada siapa di Dikbud Sultra.

"Mereka tidak tahu berkoodinasi kepada pejabat mana pada kasus-kasus tertentu. Misalnya masalah rotasi atau mutasi para guru, ini tentu mereka harus berhubungan pada bidang GTK (Guru dan Tenaga Kependidikan). Oleh karena itu, saya menghadirkan hampir semua struktur di Dinas Pendidikan Sultra tujuannya biar diketahui ini masing-masing tupoksinya," jelasnya.

Ia berharap, dengan mengenalkan pejabatnya, selain pelayanan dinas terhadap sekolah semakin maksimal, juga menutup celah bagi para calo. Agar nantinya mereka (para Kasek) tidak terjebak dalam berurusan pada orang yang tidak benar.

"Karena ini bagian dari pelayanan juga, kita pastikan tidak ada proses-proses pencaloan, tidak ada calo-calo yang bekerja pada dinas pendidikan dan kebudayaan. Mereka (Kasek) kalau ada masalah, langsung pada bidang atau seksi masing-masing," jelasnya.

Sambungnya, saat kunjungan dan melihat SMKN 3 Baubau telah mengalami peningkatan signifikan baik itu sarana dan prasarana. Bahkan SMKN 3 Baubau telah layak menjadi teaching factory (pembelajaran yang berorientasi produksi dan bisnis).

Bagikan