Berita Terkini
Baubau

Sensus Online 2020 Capai 48 persen, Pemkot Dapat Penghargaan dari BPS

Oleh Redaksi Publiksatu / Kasim · Rabu, 12 Agustus 2020 13:41 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Sensus Online 2020 Capai 48 persen, Pemkot Dapat Penghargaan dari BPS

PUBLIKSATU, BAUBAU - Atas prestasinya sebagai kota dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online, Pemkot Baubau mendapatkan piagam penghargaan dari Badan Pusat Statistik (BPS).

Piagam Penghargaan yang di keluarkan BPS Pusat tersebut, di serahkan langsung oleh kepala BPS Kota Baubau Ir. Sudirman sekaligus penandatanganan Surat Dukungan Pelaksanaan SP 2020 lanjutan tgl 1 -30 September 2020 oleh Walikota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH di rumah jabatan Walikota Baubau Selasa (11/08/ 2020).

Menaggapi hal tersebut Walikota Baubau Dr. H. AS Tamrin, MH menyampaikan apresiasi yang sebesar-besarnya terhadap upaya BPS dalam melakukan Sensus Penduduk Online di masa Pandemi Corona.

Menurutnya, data kependudukan yg akurat adalah merupakan hal yg utama dan inti dalam sebuah perencanaan pembangunan daerah di berbagai sector. Untuk itu pendataan sensus penduduk tersebut harus dilakukan dgn serius dan teliti.

Walikota dua periode ini juga sangat berterimakasih kepada masyarakat Kota Baubau atas partisipasi mereka dalam memberikan data yang lengkap dan akurat pada petugas sensus yang melakukan pendataan. Sehingga diharapkan Sensus Penduduk Online tersebut dapat terpenuhi 100%. Untuk itu, pihaknya menghimbau agar masyarakat yg belum melakukan Sensus Penduduk Online dapat kooperatif saat petugas Sensus mendatangi rumah-rumah mereka.

Sementara itu, Kepala Badan Pusat Statistik Baubau Ir. Sudirman mengungkapkan, pemberian piagam penghargaan tersebut merupakan bentuk apresiasi Badan Pusat Statistik terhadap pemerintah serta masyarakat Kota Baubau atas prestasinya sebagai kota dengan capaian response rate yang melebihi target dalam pelaksanaan Sensus Penduduk Online.

Lebih lanjut dijelaskan, pelaksanaan Sensus Penduduk Online di Kota Baubau mencapai 48% jadi masih tersisa 52% yang belum melakukan Sensus Penduduk Online.

Bagikan