Aktivitas Kontainer Tak Digoncang Covid-19
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kantor Unit Penyelenggara Pelabuhan (UPP) Baubau mencatat aktivitas kapal kontainer di Pelabuhan Murhum masih tetap seperti biasa. Volume bongkar muat barang tidak mengalami penurunan signifikan meski Indonesia sedang dilanda wabah Covid-19.
Sepanjang 2019, jumlah barang bongkar/masuk tercatat 198.053 ton dan muat/keluar sebanyak 89.090 ton. Sedangkan 2020 (Januari-September), jumlah barang bongkar/masuk sebesar 145.541 ton dan muat/keluar 61.107 ton.
Jadi, arus barang keluar 2019 dibandingkan 2020 di pelabuhan Baubau ini tidak ada perubahan signifikan. Artinya kondisi pandemi ini tidak begitu mempengaruhi persentase keluar-masuk barang dan kunjungan kapal," ungkap Kasi Lalulintas Angkutan Laut dan Pelayanan Jasa Kantor UPP Baubau, Suparno, dikonfirmasi di ruang kerjanya, Jumat (2/10).
Barang bongkar/masuk, urai dia, didominasi berasal dari Surabaya Jawa Timur dan sebagian lagi dari Makassar Sulawesi Selatan. Jenisnya antara lain Sembako, besi, semen dan lain-lain.
"Sedangkan yang keluar itu juga kebanyakan dikirim ke Surabaya. Itu kebanyakan hasil bumi seperti jambu mete, kelapa dan rumput laut, kayu dan rotan," urai Suparno.
Sementara kontainer, tutur dia, rata-rata sembilan kunjungan kapal per bulan. Kapal-kapal itu dibawah naungan dua perusahaan yakni Spil dan Sril.
"Semua tenaga atau buruh bongkar muat wajib mengikuti protokol kesehatan terutama pakai masker saat melakukan aktivitas di pelabuhan ini. Jadi, pendapatan mereka juga tidak terpengaruh dengan pandemi," tandasnya. (publiksatu)