Berita Terkini
Baubau

PDIP Perintahkan NA Mohon Maaf

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 8 Oktober 2020 14:57 WIB · 2 menit baca
Bagikan
PDIP Perintahkan NA Mohon Maaf

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dewan Pimpinan Pusat (DPP) PDIP menaruh perhatian serius terhadap video dugaan pesta minuman keras yang menimpa salah satu kadernya, NA. Teranyar, partai besutan Megawati ini mengintruksikan Anggota DPRD Kota Baubau itu membuat surat permohonan maaf.

Hal ini juga menjadi satu dari lima kesimpulan laporan hasil kerja Tim Penyelesaian Masalah (TPM) video viral NA bentukan Dewan Pimpinan Cabang (DPC) PDIP Baubau. Pun, tim Adhoc ini sudah menyerahkan laporan kerjanya di DPC PDIP Baubau sejak Senin (5/10) lalu.

"Saya selaku ketua tim dan pribadi sempat dihubungi Ketua Bidang Kehormatan DPP PDIP pak Komarudin Watubun. Beliau menitip pesan agar yang bersangkutan (NA) membuat surat permohonan maaf," beber Ketua TPM kasus video NA, Rais Jaya Rachman kepada wartawan, Rabu (7/10).

Instruksi tersebut, menurut dia, pihaknya memaknai agar NA menyerahkan surat permohonan maaf kepada PDIP baik melalui DPC, DPD maupun ke DPP. Namun, sampai dengan tuntasnya laporan TPM, NA tidak pernah mengkonfirmasi telah menyerahkan surat permohonan maaf dimaksud.

"Makanya, kesimpulan kelima itu ditulis bahwa sampai dengan selesainya laporan kerja yang kami buat, saudari NA belum membuat atau memasukkan surat berdasarkan instruksi DPP itu. Jangankan isi, fisik suratnya pun saya belum lihat," ujarnya.

Mantan Anggota DPRD Baubau ini enggan berspekulasi mengenai redaksi surat permohonan maaf yang diinginkan DPP PDIP. Namun, umumnya, permintaan maaf itu diajukan bila seseorang menyadari telah melakukan perilaku yang keliru.

"Saya tidak berani gamblang memaknai surat permohonan maaf. Tapi, kalau isu bahwa NA telah mengajukan surat permohonan maaf kepada kami tim, maka saya pastikan itu tidak benar adanya," tutur Ketua Bidang Kehomatan, Ideologi, Kaderisasi dan Organisasi DPC PDIP Baubau ini.

Bagikan