Berita Terkini
Advetorial

Pemkab Buton Mantapkan Persiapan Penilaian Stunting

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 24 Oktober 2020 01:07 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Pemkab Buton Mantapkan Persiapan Penilaian Stunting

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton melalui Tim Percepatan Pencegahan dan Penanganan Stunting Terintegarasi Kabupaten Buton melaksanakan rapat pemantapan terkait kunjungan tim evaluasi dari Pemerintah Provinsi Sulawesi Tenggara dalam rangka penanganan stunting. Giat berlangsung di salah satu rumah makan di Kecamatan Pasarwajo, Jumat (23/10/2020).

Kepala Badan Perencana Pembangunan Daerah (Bappeda) Kabupaten Buton, Ahmad Mulia selaku Ketua tim Koordinasi Penanggulangan Stunting mejelaskan rapat ini sebagai bentuk kesiapan Pemerintah Kabupaten Buton dalam intervensi penurunan stunting terintegrasi.

"Artinya kami ingin siap. Artinya kami ingin memberikan informasi kepada tim bahwa apa yang kami capai di Buton itu bukan sekedar laporan tetapi nampak di lapangan. Makanya kami panggil semua tim di sini," ujar dia kepada sejumlah wartawan usai rapat.

Rencananya penilaian penanganan stunting di Kabupaten Buton, Selasa (27/10/2020). Pada penilaiannya, semua komponen dalam penanganan stunting akan dinilai. Mulai dari apa yang dilakukan Tim Koordinasi Konvergensi Percepatan Penurunan Stunting atas dokumen aksi satu sampai aksi delapan, inovasi-inovasi yang dilakukan didalam penanganan stunting dan hal-hal lain serta terkait sosialisasi sejauh mana stunting bisa diketahui oleh masyarakat.

Ia menjelaskan mulanya di Kabupaten Buton hanya terdapat 10 desa/kelurahan menjadi fokus penanganan percepatan penurunan stunting. Lambat laun terjadi penyebaran, menjadi 22 desa dan kelurahan. Meski terjadi penyebaran, namum dari sisi prevalensi terdapat penurunan angka stunting. Dari 38 persen kini mencapai 27 persen.

"Itu penurunan yang cukup tinggi dan perlu diberi apresiasi. Ini yang kita inginkan muncul di dalam pemaparan besok, mungkin bisa menjadi bahan diskusi dengan daerah-daerah lain. Dan bukan juga berarti kita lebih, bisa juga kita meminta masukan dari daerah lain apa yang menjadi inovasi di daerah lain bisa kita terapkan di sini. Atau mungkin ada inovasi kami yang bisa diterima di daerah lain," ujarnya.

Ahmad menjelaskan prevalensi penurunan angka stunting di Kabupaten Buton tidak terlepas dari akselerasi instansi terkait dalam berinovasi dan memberikan masukan atau intervensi yang baik sehingga terjadi penurunan stunting.

Bagikan