Juara 3 API Award 2021 Dan Harumkan Nama Busel, Ini Efek Domino Jembatan Lingkar Lapoili
Bagikan

PUBLIKSATU.CO- Jembatan Lingkar Lapoili, Desa Wawoangi, Kecamatan Sampolawa telah mengharumkan nama Kabupaten Buton Selatan (Busel), bahkan Provinsi Sulawesi Tenggara (Sultra), melalui ajang Anugerah Pesona Indonesia (API) Award 2021.
Jembatan lingkar Lapoili yang dibangun menggunakan Dana Desa (DD) ini berhasil keluar sebagai juara 3 pada kategori Destinasi Wisata Kreatif Terbaik API Award 2021. Piagam serta pialah diterima langsung Bupati Busel, H. La Ode Arusani didampingi Kepala Desa (Kades) Wawoangi, La Ode Abdul Halim, pada 30 November 2021 lalu di Kabupaten Musi Banyuasin, Sumatera Selatan.
Sepulangnya dari Bumi Serasan Sekate itu, kepada sejumlah rekan media, La Ode Abdul Halim menyampaikan rasa terima kasihnya kepada Pemkab Busel, Pemprov Sultra terkhusus masyarakat Desa Wawoangi yang telah mendukung penuh pembangunan destinasi wisata Jembatan Lingkar Lapoili.
Menurut Halim, juara 3 API Award 2021 bukan akhir dari sebuah proses. Sebaliknya, prestasi tersebut menjadi titik awal untuk terus membangun dan mengembangkan Jembatan Lingkar Lapoili. "Tahun ini kita bangun dua gazebo. Tahun depan kita akan bangun setidaknya lima gazebo, sehingga totalnya nanti ada tujuh gazebo yang terhubung langsung dengan jembatan lingkar," tuturnya saat ditemui di lokaso destinasi wisata yang kini berhasil mencuri perhatian publik itu.
Halim bercerita, pembangunan jembatan lingkar Lapoili sudah berlangsung selama empat tahun. DD yang digelontorkan juga sudah tidak sedikit yakni sudaj mencapai angka Rp 2 Miliar lebih. Bahkan rencana pengembangannya pun masih membutuhkan anggaran hingga miliaran rupiah.
"Ini kita bangun menggunakan dana desa. Sudah empat tahun ini, setiap tahunnya kami porsikan anggaran untuk pengembangan. Sampai dengan saat ini akumulasi anggaran yang dialokasikan untuk jembatan lingkar ini sudah mencapai angka lebih dari Rp 2 miliar, ya sekitar Rp 2,1 miliar sampai Rp 2,2 miliar," terangnya, Jumat (03/12/2021).
Rencana pengembangan, tahun 2022 mendatang akan dibangun gazebo, serterusnya ada restoran dan ruang pertemuan. Bahkan lanjut Halim, ada juga usulan atau masukan agar dibangunkan juga perpustakaan. Hal ini untuk mendukung daya tarik serta kecamatan wisatawan saat berkunjung di obyek wisata Jembatan Lingkar Lapoili.