Berita Terkini
Baubau

Intip Kisah Kakek Asmin yang Pilih Hidup di Atas Perahu

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 23 Februari 2021 00:24 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Intip Kisah Kakek Asmin yang Pilih Hidup di Atas Perahu

KITA mungkin pernah menonton sebuah film “All Is Lost” sebuah film yang mengkisahkan seorang kakek yang hidup diatas perahu seorang diri dan menghadapi ganasnya laut seorang diri. Film yang eksis di tahun 2013 ini sukses meraih beberapa prestasi. Namun siapa sangka kisah dalam film All Is Lost ini terjadi di dunia nyata.

Tepatnya di Kota Baubau, Sulawesi Tenggara. Di bawah salah satu jembatan, ada seorang kakek berusia 60 tahun yang hidup seorang diri di atas perahu miliknya. Asmin namanya.

Ia telah tinggal di perahu ini selama 4 tahun. Ia tinggal di atas perahunya di bawah kolong jembatan yang familiar disebut Jembatan Gantung oleh warga sekitar.

Laporan : Darno Ufatma / Publiksatu.co

Keterbatasan ekonomi menjadi alasan Kakek Asmin tinggal di atas perahu. Ia tak punya rumah di darat. Ia terpaksa bersahabat dengan dinginnya angin, hujan dan ombak.

Untuk bertahan hidup, sang Kakek mengandalkan keahliannya menangkap udang dan kepiting. Hasil tangkapannya inilah nantinya akan ia jual ke pasar untuk membeli beras dan kebutuhan lainnya sehari-hari.

Bertahun tinggal di laut, Kakek Asmin pun sudah tidak merasa takut. Ia lawan rasa takut itu. Meski musim ombak seperti sekarang ini.

Bagikan