Berita Terkini
Baubau

Rektor Unidayan Sebut Persiapan Pembentukan Kepton Sudah Ada Sebelum Baubau Mekar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 30 Agustus 2021 01:56 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Rektor Unidayan Sebut Persiapan Pembentukan Kepton Sudah Ada Sebelum Baubau Mekar
Sjamsul Qamar

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pada diskusi daring Lebih Jauh Kepulauan Buton (Laju Kepton) edisi kedua bertema Kepton Dalam Perspektif Akademis, Rektor Universitas Dayanu Ikhsanuddin (Unidayan) Baubau Sjamsul Qamar menyebutkan proses dan rancangan pembentukan Provinsi Kepulauan Buton (Kepton) sudah ada sebelum Kota Baubau mekar dari Kabupaten Buton.

Ia menyebutkan sebelumnya nama Kepton diusul dengan nama Buton Raya.

"Kepton ini dulu bermula dari Buton Raya, saya ingat betul sebab juga dulu sempat dibicarakan oleh Alm. Pak Halaka Manarfa dan itu dibahas sebelum Kota Baubau mekar sebagai daerah otonom baru," ungkapnya.

Ia menyebutkan usulan pemekaran itu sudah sampai kepada Presiden Indonesia pada saat itu yaitu Megawati Soekarno Putri, hanya sajaa dalam usulannya belum terealisasi disebabkan Kabupaten Muna menolak untuk bergabung.

"Dulu usulannya sudah sampai kepada Presiden Megawati, hanya ada kekurangannya karena waktu itu hanya 4 kabupaten, karena Kabupaten Muna tidak mau bergabung padahal Muna juga sangat diharapkan waktu itu," terangnya.

Dalam perjalanannya terhenti sehingga semasa Sjafei Kahar menjadi Bupati Buton Pada saat itu berupaya memekarkan Kabupaten Buton yang saat itu Kota Baubau, Wakatobi dan Bombana masih bergabung di Kabupaten Buton dan akhirnya dimekarkan, dan untuk menambahkan lagi, maka dimekarkan lagi Buton Utara, Buton Tengah dan Buton Selatan dalam upaya untuk memekarkan Provinsi Buton Raya pada waktu itu

"Makin berjalan ke sini dan kemudian kembali dibicarakan soal nama, sehingga nama Buton Raya berubah menjadi nama Kepulauan Buton, sehingga semua bisa didukung semua pihak karena nama Buton itu tidak boleh hilang karena kita bekas Eks Kesultanan Buton," jelasnya.

Bagikan