Bentuk Sekolah Penggerak, Kasek Harus Menjadi Manajer Terbaik
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Dalam upaya membentuk sebuah sekolah agar bisa menjadi sekolah penggerak, para kepala sekolah harus mampu menjadi manajer terbaik di sekolah yang dipimpinnya. Selain itu, para kepala sekolah juga dituntut untuk terus melakukan supervisi dan memberikan penguatan kepada guru dalam mengajar.
Hal tersebut diungkapkan Wakil Wali Kota (Wawali) Baubau, La Ode Ahmad Monianse melalui sambutannya, saat menghadiri acara pisah sambut Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Baubau di halaman Sekolah Dasar Negeri 1 Lowu-lowu, Kecamatan Lea-lea, Ahad (10/10/2021).
“Saya kira sekolah penggerak ini kalau saya imajinasikan adalah, adanya keinginan kita agar sekolah-sekolah ini dapat menginspirasi sekolah-sekolah lainnya. Jadi kalau misalnya para kepala swkolah tiba-tiba dirolling oleh bapak Wali Kota maka jangan ada perasaan kecewa,” ujar La Ode Ahmad Monianse.
Wawali menjelaskan, tujuan dari rolling tersebut adalah, agar para kepala sekolah yang berprestasi dapat membuat prestasi terbaik di sekolah lain. Bahkan lebih dari itu, meski tanpa adanya rolling, para kepala sekolah dan guru tetap mempunyai tanggung jawab untuk memperbaiki sistem pendidikan di semua sekolah.
“Itulah salah satu keinginan dari sekolah penggerakm Sedangkan tidak dirolling pun, bapak ibu kepala sekolah dan para guru punya tanggung jawab untuk memperbaiki sistem pendidikan di sekolah lain. Karena pemerintah pusat telah menargetkan 2.500 sekolah penggerak di tahun 2021 ini,” ucapnya.
La Ode Ahmad Monianse juga menuturkan, salah satu yang menjadi perhatian adalah, agar para Kasek dapat menjadi manajer terbaik dan tidak hanya duduk diam dalam ruangan. Namun kepala sekolah benar-benar mampu melakukan supervisi dan memberikan penguatan-penguatan kepada guru dalam mengajar.
“Bahkan kalau dibutuhkan oleh sekolah lain untuk membantu mendevelop beberapa program, maka para kepala sekolah dan guru harus siap. Sehingga lintas sekolah itu tidak lagi eksklusif, tetapi dapat menjadi kekuatan sebuah sistem yang tidak dapat terpisahkan. Itulah yang disebut sebagai sekolah penggerak,” tuturnya.