Berita Terkini
Baubau

Akbid Buton Raya Berubah Menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 30 Oktober 2021 01:41 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Akbid Buton Raya Berubah Menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kampus Akademi Kebidanan (Akbid) Buton Raya kini berubah nama menjadi Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya. Perubahan nama tersebut tertuang dalam surat keputusan Menteri Pendidikan, Kebudayaan Riset dan Teknologi RI dengan nomor 448/E/O/2021.

Setelah berubah nama, kini Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya menyediakan empat program studi, dengan tiga program studi sarjana dan satu program studi diploma. Diantaranya, Administrasi Kesehatan, Teknologi Informasi, Gizi dan diploma yaitu Kebidanan.

Bidang Kelembagaan LLDIKTI Wilayah 9, Andi Walitakhri mengungkapkan perubahan nama tersebut telah melalui beberapa proses panjang, dari pemberian rekomendasi hingga proses usulan kepada Menteri Pendidikan.

"Jadi tahap awal itu rekomendasi dulu kepada LLDIKTI dan setelah mendapatkan rekomendasi, maka diajukan kepada menteri. Namun itu semua usulan dilakukan secara daring (online)," ungkapnya usai menyerahkan SK lergantian nama di kampus Institut Kesehatan dan Teknologi Buton Raya, Jumat (29/10/2021).

Ia juga menjelaskan proses izin pergantian nama tersebut bisa dipercepat jika pihak kampus telah memenuhi beberapa kesiapan diantaranya, aspek dosen, proposal dan sarana prasana. Namun jika poin tersebut kurang maka kepengurusan akan dibuat kembali dari awal.

"Kesiapan yang pertama dinilai adalah aspek dosen, setelah itu proposal, dan yang terakhir adalah sarana dan prasarana. Jadi tiga poin ini harus siap dan kalau ada yang tidak siap maka kembali mengulang dari awal dan itu yang membuatnya menjadi lama tapi kalau ketiganya sudah siap dari awal maka bisa cepat," jelasnya.

Andi Walitakhri juga menjelaskan dengan rinci perbedaan kampus bersifat Akademik dan Institut, di mana terdapat beberapa jenis perbedaan yang mendasar.

Bagikan