Berita Terkini
Baubau

Forwaed Demo Kenaikan Harga Minyak Tanah Subsidi di Baubau

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Rabu, 2 Maret 2022 17:28 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Forwaed Demo Kenaikan Harga Minyak Tanah Subsidi di Baubau
Forum Mahasiswa Peduli Daerah bertemu Kepala Disperindag Baubau mempertanyakan kenaikan harga minyak tanah di sejumlah pangkalan minyak tanah. (Foto: Murdin)

PUBLIKSATU, BAUBAU - Belum selesai polemik tentang kelangkaan dan terjadinya variasi harga minyak goreng, kini muncul lagi masalah baru tentang minyak tanah bersubsidi di tataran pangkalan minyak tanah.

Kali ini sorotan masalah minyak bersubsidi tersebut datang dari Forum Mahasiswa Peduli Daerah (Forwaed). Forwaed gelar aksi demonstrasi dalam rangka mengkritisi telah terjadi penjualan minyak tanah di tataran pangkalan di Baubau tidak sesuai harga subsidi yang telah ditetapkan pemerintah.

Aldin selaku Koordinator Lapangan (Korlap) mengungkapkan berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, ada beberapa pangkalan menjual minyak tanah dengan harga bervariasi. Mulai dari Rp5000, Rp7000 bahkan Rp10.000.

"Sementara berdasarkan ketetapan Peraturan Gubernur (Pergub) No 6 tahun 2013 perliter Rp 3500, namun ada beberapa pangkalan menjual di luar dari Pergub," ungkap Aldin saat berorasi di Tugu Kirab, Selasa (1/3/2020).

Aksi demonstrasi yang digelar oleh Forwaed dalam rangka menyoroti harga minyak tanah bersubsidi yang tidak sesuai peraturan tersebut menetapkan sejumlah rute, dimulai dari Tugu Kirab, Disperindag Baubau, Polres Baubau serta Kantor Wali Kota.

Saat menepi di Kantor Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Disperindag) Kota Baubau, Forwaed langsung diterima Kepala Disperindag Baubau, H La Ode Ali Hasan untuk melakukan dialog terkait permasalahan yang disoroti.

Ali Hasan menyambut baik maksud dan niat baik aliansi mahasiswa, ia menjelaskan, soal kenaikan harga di atas dari HET sebesar Rp 3.500 mungkin sebelumnya telah terjadi kesepakatan dari pihak pangkalan dengan konsumen.

Bagikan