Harga Minyak Tanah Subsidi di Atas HET, Ini Penjelasan CV Sejati Bumi
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Polemik kenaikan harga minyak tanah bersubsidi di pangkalan minyak tanah di Baubau ditanggapi pihak CV Sejati Bumi selaku penyalur minyak tanah.
Menurut Staf Admin CV Sejati Bumi, Yusuf, alasan kenaikan harga lebih tinggi dari Harga Eceran Tertinggi (HET) di setiap pangkalan disebabkan keuntungan yang diperoleh pangkalan sangat sedikit.
"Kami sudah tahu harga HET sebesar Rp 3500 cumakan kalau dihitung Rp 3500 berapa saja keuntungan yang didapatkan pangkalan. Jadi kami sempat bertemu dan membicarakan hal ini dengan Disperindag dan kami, mereka menaikan Rp 500 jadi sekitar Rp 4000," kata Yusuf Staf Admin CV Sejati Bumi ditemui di ruang kerjanya.
Dikatakan, sebelumnya CV Sejati Bumi sudah menyampaikan kepada pihak Pemerintah Provinsi dengan pengusulan menaikan harga HET karena dengan harga yang sekarang keuntungan yang didapatkan oleh pangkalan sangat sedikit.
"Kita juga dari tahun 2013 sudah menunggu SK dari Gubernur namun sampai sekarang belum keluar lagi," ujarnya.
Sebelumnya pada tanggal 1/3 Forum Mahasiswa Peduli Daerah (Forwaed) menggelar aksi demonstrasi dalam rangka menyoroti sejumlah pangkalan minyak tanah di Baubau menjual minyak tanah dengan harga lebih tinggi dari HET.
Aldin selaku yang bertindak sebagai Koordinator Lapangan (Korlap) mengungkapkan berdasarkan hasil investigasi yang dilakukan, ada beberapa pangkalan menjual minyak tanah dengan harga bervariasi mulai dari Rp5000, Rp7000 bahkan Rp10.000. (p5)