Pemkot Baubau Tolak Penundaan Pemilu 2024
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau menyatakan penolakan terhadap wacana penundaan Pemilihan Umum (Pemilu). Pemkot berkomitmen siap menyelenggarakan pesta demokrasi lima tahunan itu sesuai waktu yakni 2024 mendatang.
Hal ini ditegaskan Pelaksana Tugas (Plt) Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse. Ketua DPC PDI-P Baubau ini mengatakan, komitmen Pemkot Baubau itu dibuktikan dengan pengalokasian Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah (APBD) secara bertahap untuk biaya pelaksanaan Pemilu yang dijadwalkan 14 Februari 2024.
"Karena kemampuan dana kita terbatas, maka kami sertakan dana hibah selama dua tahun yaitu 2023 dan 2024. Sehingga, komitmen ini menunjukkan bahwa kami dan Insyaallah bersama pemerintah pusat tidak ada upaya untuk penundaan Pemilu," ujar Monianse di hadapan massa demonstrasi yang memenuhi depan kantor DPRD Baubau, Senin (11/4).
Hal senada juga dinyatakan Ketua DPRD Baubau, Zahari. Bahkan, Ketua DPD Partai Golkar Baubau ini mendukung penolakan mahasiswa terhadap wacana perpanjangan maupun penambahan masa jabatan Presiden selama tiga periode.
"Itu melanggar konstitusi. Tidak ada konstitusi yang menyatakan bisa diperpanjang masa jabatan begitu.Kami apresiasi gerakan mahasiswa hari ini. Kami dukung suara penolakan seperti kenaikan BBM, penundaan Pemilu dan jabatan presiden tiga periode," kata Zahari di hadapan demonstran.(exa)