Bawaslu Gandeng PWI Baubau Awasi Pemilu 2024
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Badan Pengawas Pemilu (Bawaslu) Kota Baubau mengandeng Persatuan Wartawan Indonesia (PWI) Baubau untuk ikut mengawasi Pemilihan Umum (Pemilu) 2024. Komitmen itu diikat dalam Memorandum of Understanding (MoU)tentang Pengawasan Partisipatif Pemilu dan Pemilihan.
Penandatanganan MoU itu dilakukab dalam kegiatan bertajuk "Konsolidasi Peran Media Massa Dalam Mewujudkan Pemilu dan Pemilihan Serentak Tahun 2024 yang Demokratis dan Berkualitas" di salah satu kedai di Kota Baubau, Kamis (14/4). Bawaslu Baubau bertindak sebagai pihak pertama, PWI Baubau selaku pihak kedua.
"Peran media sangat penting dalam mengawal penyelenggaraan Pemilu misalnya mengedukasi publik tentang berita yang benar termasuk aspek pengawasan. Media bisa mengkanter (menangkal) kampanye hitam atau ampanye negatif termasuk hoax (berita bohong)," kata Ketua Bawaslu Baubau, Azan dalam sambutannya.
Komisioner Bawaslu Baubau, M Yusran Elfargani mengatakan, pada dasarnya, MoU dengan PWI Baubau mencakup empat ruang lingkup yakni pengawasan partisipatif, penyebarluasan berita dan informasi, sosialisasi, dan pelatihan teknis. MoU atau Nota kesepahaman (MoU) itu berlaku selama dua tahun terhitung sejak ditandatangani dan dapat diperpanjang.
"Sesuai jadwal, Pemilu 2024 memang dilaksanakan 14 Februari, tapi tahapan sudah akan dimulai Juni tahun 2022 ini. Kita perkirakan Pemilu kali ini lebih keras karena jumlah pesertanya lebih banyak dari sebelumnya. Untuk itu, diperlukan peran dan kepedulian banyak pihak termasuk wartawan dalam mewujudkan Pemilu yang bersih" ujar Koordinator Divisi Pengawasan, Humas, dan Hubungan Antar Lembaga Bawaslu Baubau ini.
Sementara itu, Ketua PWI Baubau, La Ode Aswarlin mengatakan, MoU ini pada dasarnya untuk menjalin sinergitas dan kerja sama dengan Bawaslu Baubau. "Wartawan akan mendapatkan tantangan terberat dalam eliputan pemilu kali ini seperti mempertahankan objektivitas, imparsialitas, dan keberimbangan," kata Aswarlin.(exa)