Berita Terkini
Baubau

Wali Kota Baubau Didesak Telusuri Birokrat yang Terlibat Pembelian Lahan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Selasa, 14 Juni 2022 15:43 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Wali Kota Baubau Didesak Telusuri Birokrat yang Terlibat Pembelian Lahan
Aliansi Pemuda Anti Korupsi Kota Baubau menduga terjadi korupsi dalam pembelian lahan Pemkot Baubau tahun 2020-2021. Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse tampak mendengarkan langsung tuntutan massa aksi, di halaman kantor Wali Kota Baubau, Senin (13/6/

PUBLIKSATU, BAUBAU - Aliansi Pemuda Anti Korupsi Kota Baubau menggelar demonstrasi di Palagimata kantor Wali Kota, Senin (13/6/2022). Pendemo menyuarakan dugaan korupsi dalam proyek pengadaan tanah Pemerintah Kota (Pemkot) tahun 2020-2021.

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse turun menemui langsung massa aksi. Sementara, Aliansi Pemuda Anti Korupsi menyampaikan sejumlah poin tuntutan di antaranya mendesak Wali Kota Baubau agar meminta penjelasan rinci dari aparatur yang terlibat dalam program pembelian lahan itu.

"Untuk menjelaskan secara detail pengadaan tanah Pemkot Baubau mulai dari harga, hitungan, dan model pembayarannya di hadapan DPRD," kata koordinator aksi Aliansi Pemuda Anti Korupsi Kota Baubau, Ilwan Saputra di hadapan Monianse.

Selain itu, demonstran juga meminta Wali Kota Baubau ikut mendorong masalah pengadaan tanah itu ke Kejaksaan Negeri (Kejari) Baubau agar segera diselidiki. Massa menduga pembelian tanah tersebut telah merugikan keuangan daerah dan dinikmati oknum birokrasi Pemkot Baubau.

Sementara itu, Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengadakan, pengadaan tanah Pemkot Baubau itu sedang dalam penelusuran aparat Polda Sulawesi Tenggara (Sultra). Dirinya bahkan mengaku pernah diminta penjelasan oleh aparat penegak hukum tentang proses pengadaan tanah salah satunya untuk keperluan pembangunan jembatan Buton-Muna.

"Saya minta kita sabar. Kalau saya secara pribadi kalau sudah ada rekomendasi dari penegak hukum baru kita akan bersikap tegas. Jadi, kita tidak bisa gegabah, harus ada bukti nyata," ujar Monianse di hadapan massa demonstrasi.(exa)

Bagikan