Berita Terkini
Baubau

Buruknya Drainase Penyebab Bungi Kembali Banjir

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 24 Juni 2022 23:35 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Buruknya Drainase Penyebab Bungi Kembali Banjir
Rumah warga Bungi terendam banjir. (Foto: Suari)

BAUBAU - Tiga wilayah Kecamatan Bungi yakni Kelurahan Liabuku, Kelurahan Waliabuku dan Kelurahan Ngkaring-Karing kebanjiran, Jumat (24/6). Peristiwa ini langsung dipantau Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse.

Banjir diduga disebabkan buruknya sistem drainase di lokasi tersebut ditambah dengan adanya penebangan pohon di kawasan hutan mengakibatkan banjir yang cukup parah, di saat hujan deras selama beberapa hari ini berturut turut siang dan malam mengakibatkan air meluap dan menggenangi rumah warga.

Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse mengatakan, selain sistem drainase yang buruk di tiga wilayah Kelurahan Liabuku, Kelurahan Waliabuku dan Kelurahan Ngkaring-Karing, tiga daerah tersebut memang daerah rendah. "Karena itu, wilayah ini sering mengalami banjir ketika hujan lebat," katanya.

Kata dia, untuk mengatasi banjir, tidak bisa dengan cepat, karena banyak hal yang harus dilakukan, mulai dari gunung hingga ke pemukiman warga, termasuk kedisiplinan hal dalam pengolahan hutan.

"Setelah kita lihat dan analisa tadi memang masalahnya di drainase, adanya penebangan pohon secara liar di lokasi hutan yang ada di ketinggian rumah warga, dan memang wilayah sini itu rendah makanya sering banjir," kata orang nomor satu di Kota Baubau ini.

Menurut dia, saluran drainase di lokasi tersebut selain mengalami pendangkalan dan ditutupi rumput, juga tidak terhubung ke saluran pembuangan, di samping itu adanya kali yang mengalami endapan lumpur sehingga terjadi pendangkalan.

"Jadi yang harusnya air menuju pembuangan malah kembali lagi kemudian bertemu di satu titik makanya meluap," terangnya.

Bagikan