Berita Terkini
Baubau

Kali Lakologou Makin Melebar Mendekati Pemukiman

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Sabtu, 30 Juli 2022 03:44 WIB · 2 menit baca
Bagikan
Kali Lakologou Makin Melebar Mendekati Pemukiman
Ketua RT 05 RW 02 Lakologou menunjukkan salah satu titik rawan longsor bantaran Kali Pagi ke pegawai BPBD Baubau, Jum'at kemarin. Bibir kali itu tersisa sekitar satu meter dengan rumah warga.(Foto Texandi)

BAUBAU - Sejumlah rumah warga di bantaran muara Kali Pagi terancam roboh. Aliran sungai itu terus melebar mendekati pemukiman RT 05 RW 02 Kelurahan Lakologou Kecamatan Kokalukuna Kota Baubau.

Penyebabnya abrasi. Tanah di pinggiran kali itu terus-menerus terkikis air pada saat hujan. "Di sini itu sering longsor setiap hujan. Terakhir beberapa bulan, tapi tidak ada korban jiwa hanya tanaman warga yang jatuh ke kali," kata Ketua RT 5 RW 2 Lakologou dikonfirmasi di lokasi, Jum'at (29/7).

Akibat sering longsor itu, ujar dia, aliran air kali sudah mendangkal sekaligus melebar pemukiman. Pinggir kali dengan rumah warga sudah semakin dekat padahal dulunya berjarak sekitar tiga meter.

"Dulunya posisi air sekitar itu dua meter dari bibir kali yang sekarang. Namun terus longsor, sekarang bibir kali sudah tinggal sekitar satu meter dengan ujung bangunan rumah (warga) ini," katanya.

Khusus di lingkungannya, kata dia, terdapat enam unit rumah dihuni sekitar 30 jiwa yang masuk kategori rawan longsor. Kondisinya semakin mencemaskan mengingat aliran kali di titik tersebut merupakan kelokan. Sehingga, tanah labil di bagian dasar pinggir kali itu selalu terkikis.

"Warga memang sudah jarang mencuci di sini karena pernah ada kejadian buaya gigit warga. Tapi, harapan kami masyarakat secepatnya dibuat talud supaya aman. Jangan sampai terjadi longsor yang bikin jatuh rumah," kata Sumartono.

Terpisah, Kepala Pelaksana (Kalaks) Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Baubau, La Ode Muslimin Hibali mengatakan, pihaknya telah mengusulkan pembangunan talud penahan abrasi sepanjang 1.800 meter di kali tersebut ke Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) sejak 2020 lalu. Estimasi anggaran yang dibutuhkan Rp 35,4 miliar.

Bagikan