KKP Bikin Gedung Sentra Kuliner Ikan di Wameo
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) menggelontorkan bantuan pembangunan gedung Sentra Kuliner Ikan di Kelurahan Wameo Kecamatan Batupoaro. Anggarannya nyaris Rp 2 miliar.
Pun, Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau sudah menggelar seremoni tanda dimulainya pembangunan pusat kuliner ikan tersebut, Rabu (27/7) lalu. Wali Kota Baubau La Ode Ahmad Monianse langsung meletakkan batu pertama gedung yang berlokasi tidak jauh dari Islamic Center itu.
"Pembangunan gedung sentra kuliner ikan itu bantuan Kementerian Perikanan. Anggaran pengerjaan sekaligus pengawasannya itu hampir Rp 2 miliar," kata Kepala Dinas Perikanan Kota Baubau, Ruslan RZ dikonfirmasi di kantornya, Senin (1/8).
Secara teknis, ujar dia, gedung Sentra Kuliner Ikan tersebut dirancang dua lantai. Lantai I terbagi tujuh petak dan lantai II berbentuk los alias ruangan tanpa sekat. "Alhamdulillah, KKP merespon usulan kita. Yang dapat bantuan itu hanya empat daerah di Indonesia yaitu Sambas, Jawa Tengah, Raja Ampat, dan Baubau," katanya.
Nantinya, terang dia, gedung Sentra Kuliner Ikan itu diproyeksi sebagai area baru kegiatan ekonomi. Bangunannya akan dimanfaatkan sebagai tempat memasarkan produk olahan para pengusaha lokal termasuk Usaha Mikro, Kecil, dan Menengah (UMKM) seperti parende, ikan bakar, ikan asap atau katapayi, dan sebagainya.
"Yang masuk di sana itu warung-warung seperti Mama Jannah, Mama Ardan, dan lain-lain. Jadi, setelah di sana, warung-warung itu tidak bisa lagi bangun di tempat lama. Semua terpusat di gedung itu supaya higienis, tampilan bagus, rapi, bersih," tuturnya.
Ia mengatakan, pembangunan gedung Sentra Kuliner Ikan ditarget rampung November 2022. Setelah itu kita tunggu penyerahan gedung dari KKP ke Pemkot Baubau. Insya Allah sudah bisa dimanfaatkan tahun 2023," tambah Ruslan.(exa)