Berita Terkini
Baubau

Gema Pembebasan dan BKLDK Baubau Tolak Kenaikan Harga BBM

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 9 September 2022 05:34 WIB · 1 menit baca
Bagikan
Gema Pembebasan dan BKLDK Baubau Tolak Kenaikan Harga BBM
Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan) dan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah (BKLDK) Kota Baubau gelar aksi damai tolak kenaikan harga BBM bersubsidi, Kamis, 8/9. (Foto Murdin)

BAUBAU - Gerakan Mahasiswa Pembebasan (Gema Pembebasan) dan Badan Koordinasi Lembaga Dakwah (BKLDK) Kota Baubau gelar aksi damai tolak kenaikan harga BBM bersubsidi, Kamis, 8/9.

Adapun titik-titik aksi yang menjadi fokus dalam menyampaikan tolak kenaikan harga BBM bersubsidi tersebut yakni depan Kampus Universitas Muhammadiyah Buton, Tugu Kirab dan kantor DPRD Baubau.

Dalam aksinya, mereka menolak kenaikan harga BBM. Menurut mereka, kebijakan tersebut bisa berimbas buruk kepada masyarakat.

"Menolak dengan tegas kenaikan harga BBM, karena kebijakan ini adalah wajah dari paradigma subsidi dan kebijakan liberalisasi Migas di Indonesia. Kebijakan ini juga tentu sangat berbahaya, sebab negara kehilangan kemandirian pengelolaan Migas yang berimbas pada pemiskinan masyarakat," tegas massa aksi melalui pernyataan sikap yang diterima publiksatu.co.

Sekadar diketahui, pada 3 September 2022, Presiden Joko Widodo telah mengumumkan kenaikan harga Bahan Bakar Minyak (BBM). Melalui Menteri ESDM, pemerintah menaikkan harga Pertalite dari Rp7.650,00 per liter menjadi Rp10.000,00 per liter. Solar naik dari Rp5.150,00 menjadi Rp6.800,00 per liter. Sedangkan harga Pertamax dikerek menjadi Rp14.500,00 dari sebelumnya Rp12.500,00. (*)

Bagikan