Monianse Hembuskan Reshuffle
Bagikan

BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse kembali mengembuskan wacana reshuffle kabinet. Alarm reposisi kali ini bahkan terdengar lebih keras.
Monianse mengirim peringatan keras itu kepada pejabat memble atau aparatur yang bekerja di bawah harapan. Politisi PDIP itu merasa perlu melakukan perombakan posisi pejabat untuk mendongkrak nilai raport menjelang akhir kepemimpinannya di Pemerintah Kota (Pemkot) Baubau.
"Satu atau dua hari ke depan mungkin akan ada geseran-geseran itu.Makanya kalau nanti kepala daerah dalam satu tahun terakhir ini melakukan reposisi tidak lain adalah bagaimana memperbaiki nilai akhir," kata Monianse saat rapat pembentukan tim Audit Maternal Perintal Surveilans dan Respon di aula Bappeda Kota Baubau, Rabu (26/10).
Untuk itu, ia meminta kesiapan mental aparatur sipil negara lingkup Pemkot Baubau yang merasa memiliki kinerja kurang dari standar. Pejabat termasuk eselon II tak perlu grasak-grusuk jika nantinya terpaksa dicopot.
"Jadi, jangan lagi dipolemikkan. Jangan lagi ada pertanyaan kenapa saya digeser, apa salahku? Ya, salahmu tidak bisa menaikkan nilai rapor Kepala daerah," imbuh mantan anggota DPRD Baubau ini.
Pun, Wali Kota pewaris tahta mendiang AS Tamrin ini membuka ruang kepada media massa untuk ikut mengawal pembangunan daerah. Bila perlu cari dan tulis pimpinan Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang tidak memberikan pelayanan dengan baik.
"Yang akan menduduki posisi tertentu itu, energinya bisa memaksimalkan target-target (pembangunan) yang tidak cukup satu tahun ini. Ibarat seorang pelatih sepak bola, pasti akan menurunkan pemain cadangan dan menarik pemain-pemain utama yang kelihatan sudah ngos-ngosan," tandasnya.(exa)