Wali Kota Baubau Manarget Uang Belanja 15 Hari Terserap Rp 109 Miliar
Bagikan

BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse menginginkan alokasi uang belanja daerah terserap lebih dari 90 persen. Pemerintah Kota (Pemkot) mesti merealisasikan minimal 10 persen lagi di sisa 15 hari terakhir tahun 2022.
Monianse mengungkapkan itu saat dikonfirmasi usai memimpin rapat koordinasi evaluasi dan pengendalian pelaksanaan pembangunan tingkat perangkat daerah se-Kota Baubau, di kantor Wali Kota, Kamis (15/12).
"Ini evaluasi bulanan biasa soal berapa persen serapan dan masih berapa tersisa. Sekarang ini baik DAK (Dana Alokasi Khusus) maupun DAU (Dana Alokasi Umum), kita sudah di atas 80 persen. Kita berupaya bisa di atas 90 persen," kata Wali Kota Baubau.
Pun, ia merasa cukup optimis jajarannya dapat merealisasikan alokasi anggaran belanja secara maksimal. "Sisanya masih bisa (terserap) karena ada yang laporannya (realisasi pekerjaan) sudah selesai semua, tapi dananya belum dicairkan," ujarnya.
Ketua DPC PDIP Baubau ini mengakui masih ada Organisasi Perangkat Daerah (OPD) yang belum optimal mewujudkan program belanja 2022 hingga sekarang. Itu ia ketahui berdasarkan laporan pada rapat koordinasi dan evaluasi.
"Ada dinas yang sudah maksimal, ada juga yang belum. Yang belum maksimal itu seperti (proyek) pengaspalan. Kendalanya disebabkan hujan, tidak mungkin pengaspalan sementara hujan, jadi ditunda," tandas mantan Wakil Wali Kota Baubau ini.
Merujuk pada Perubahan Anggaran Pendapatan dan Belanja (APBD) tahun 2022 yang disetujui bersama DPRD, Pemkot Baubau mengalokasikan belanja daerah sebesar Rp1,089 triliun. 10 persen dari angka tersebut tidak kurang dari Rp108,9 miliar. (exa)