10 Guru di Baubau Diberi Tugas Tambahan Sebagai Kasek
Bagikan

BAUBAU - Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse kembali merombak kabinet. Sepuluh di antaranya merupakan posisi Kepala Sekolah (Kasek).
Para guru yang mendapat tugas tambahan sebagai Kasek tersebut dilantik di aula Palagimata, Jum'at (6/1). Pada saat yang Wali Kota juga melantik empat pengawas mata pelajaran dan pengawas TK/PAUD dan 45 pejabat struktural.
Wali Kota Baubau, La Ode Ahmad Monianse meminta guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kasek agar konsentrasi mengurus sekolahnya
"Saya harap kepala sekolah bekerja dengan baik, tingkatkan prestasi sekolahnya," kata Monianse dalam sambutannya.
Sementara itu, Kepala Badan Kepegawaian dan Pengembangan Sumber Daya Manusia (BKPSDM) Baubau, Abdul Rahman menjelaskan, secara umum, para Kasek baru tersebut merupakan guru. Selain menjadi Kasek, mereka tetap berstatus sebagai teman pengajar.
"Ada yang baru naik menggantikan pejabat yang sudah pensiun dan ada juga tadi pindah dari sekolah lain. Jadi, intinya kepala sekolah itu adalah guru yang memang diberikan tugas tambahan sebagai kepala sekolah," terang Rahman dikonfirmasi usai acara pelantikan.(exa)
Berikut daftar pengawas dan guru yang diberi tugas tambahan sebagai Kasek:
Hasani Laoda (Pengawas Mata Pelajaran Bahasa Inggris)
Nanang Dwiyanti Pengawas Mata Pelajaran Bahasa Indonesia)
Masrun Mauso Patu (Kepala SMP Negeri 6 Baubau)
Mursida (Kepala SD Negeri 2 Baadia)
Samruddin (Kepala SD Negeri Keraton)
Arsia Abidin (Kepala SD Negeri Tomba)
Naimu (Kepala SD Negeri 4 Baubau)
Harianto Burhan (Kepala SD Negeri 3 Baubau)
Ni Ilmum (Kepala SD Negeri 4 Wameo)
Hasnawati (Kepala SD Negeri Ngkaring-ngkaring)
Salfina (Kepala SD Negeri 2 Wajo)
La Jani (Kepala SD Negeri 3 Katobengke)
Yusni (Pengawas Sekolah pada TK/PAUD)
Wa Ode Nurmala Maisar (Pengawas Sekolah pada TK/PAUD)