Berita Terkini
Butur

La Roni Mengaku Pernah Dibawakan Duit

Oleh penulis · Kamis, 16 Februari 2023 02:36 WIB · 2 menit baca
La Roni Mengaku Pernah Dibawakan Duit

PUBLIKSATU, BUTUR - Camat Wakorumba Utara (Wakorut) Kabupaten Buton Utara, La Roni mengklarifikasi berita miring tentang standar pelayanan dan kebijakannya. Pun, ia terusik dengan informasi bahwa setiap desa menyetor sejumlah uang untuk tim verifikator kecamatan.

Masalah duit setoran itu menjadi tuntutan pengunjuk rasa beberapa waktu lalu. Di mana, demonstran mengungkap dugaan Pungutan Liar (Pungli) di 11 Desa lingkup Wakorumba Utara, masing-masing Rp 1 juta pertahun. Padahal, ia merasa tidak pernah menerapkan kebijakan tersebut.

“Perlu dipahami bersama bahwa saya menjabat sebagai Camat Wakorumba Utara pada april 2022 lalu. Saya tidak tahu menahu tentang adanya dana Rp 1 juta setiap desa yang diberikan kepada tim verifikator kecamatan,” ujar La Roni, Selasa (14/2).

Kata dia, setoran uang Rp 1 juta setiap desa itu diketahuinya nanti diakhir tahun 2022. Hal itu dikarenakan ada salah seorang Kepala Desa (Kades) datang menemuinya dan menyerahkan uang tersebut.

“Saat itu Desember 2022, ada seorang Kades datang menyerahkan uang Rp 1 juta. Saya bertanya, ini untuk apa. Kades itu menjawab untuk tim verifikator kecamatan dan ini sudah berjalan dari pejabat sebelumnya. Ini bukan sogokan akan tetapi ucapan terimakasih dalam membantu kami kepala desa melalukan verifikasi,” katanya menirukan ucapan Kades saat itu.

Ia menuturkan, sebelum pandemi Covid-19, tim verifikator dibiayai oleh DPMD dalam melaksanakan tugas verifikator di setiap desa-desa. Namun, ketika wabah Covid-19, anggaran tersebut terpotong dan sudah tidak diporsikan lagi untuk tim verifikator kecamatan.

"Oleh karena itu kepala desa berinisiatif sendiri-sendiri untuk memberikan seikhlasnya kepada tim verifikator kecamatan. Jadi, seperti itu ceritanya dan bisa ambil keterangan langsung sama pak La Moga karena beliau yang mengetahui persis kejadiannya," bebernya.