Berita Terkini
Baubau

Rudin Kagumi Digitalisasi Layanan Program JKN

Oleh Ramli Akhmad · Jumat, 26 April 2024 00:05 WIB · 3 menit baca
Bagikan
Rudin Kagumi Digitalisasi Layanan Program JKN
Rudin (34), seorang peserta JKN dengan segmen Pekerja Bukan Penerima UpahBPJS Kesehatan (BPJS Kesehatan)

Baubau, Jamkesnews - Kehadiran layanan digital oleh BPJS Kesehatan dalam menjalankan Program Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) telah mendapat tanggapan yang baik dari berbagai pihak, terutama bagi peserta yang telah mendaftar yang turut merasakan dampak positif dari program tersebut.

(PBPU) atau yang lebih dikenal dengan sebutan peserta mandiri di Kota Baubau, adalah salah satu peserta yang kagum akan digitalisasi layanan Program JKN. Dia mengungkapkan kekagumannya terhadap administrasi kepesertaan program JKN yang kian sederhana sebab transformasi digital yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan.

“Jika dibandingkan dengan pelayanan lima tahun lalu, saya rasa pelayanan JKN sekarang ini semakin kekinian, karena ikut tren. Kayak penggunaan kis digital sebagai pengganti kartu fisik untuk berobat yang ada di aplikasi Mobile JKN. Kalau dulu kartu KIS hilang, peserta harus datang melapor di kantor BPJS Kesehatan, supaya diganti dengam kartu yang baru, kalau sekarang cukup kartu digital, bahkan sisa tunjukkan KTP saja,” ungkap Rudin kepada tim Jamkesnews.

Selain terkait penggunaan KIS digital, Rudin juga mengapresiasi fitur-fitur layanan yang disediakan dalam aplikasi yang dapat diunduh di PlayStore dan AppStore ini. Dia mengungkapkan bahwa aplikasi Mobile JKN tidak hanya memudahkan peserta untuk mengakses administrasi kepesertaan JKN miliknya saja, tetapi juga untuk mengambil antrean online jika akan berobat di fasilitas kesehatan, mengetahui ketersediaan tempat tidur rumah sakit untuk rawat inap, hingga konsultasi online dengan dokter.

“Bagi saya hadirnya aplikasi Mobile JKN ini sangat berguna untuk membantu peserta JKN mendapatkan pelayanan yang mudah dan cepat. Penggunaannya juga sangat mudah, pertama kali daftar siapkan saja KTP dan nomor handphone yang aktif, buat akunnya lalu aplikasinya bisa digunakan, dan yang paling penting aplikasinya gratis,” lanjutnya dengan tersenyum.

Rudin sendiri tidak sungkan untuk menyarankan keluarga bahkan teman-temannya untuk mengunduh serta memanfaatkan layanan digital yang disediakan BPJS Kesehatan ini. Lebih lanjut Rudin mengenang pengalaman beberapa kerabatnya saat menerima manfaat jaminan kesehatan dari program JKN. Pria ini mengaku keluarganya tak sekalipun merasakan kesulitan secara finansial berkat kehadiran program yang sangat mulia ini.

“Program JKN ini sudah banyak sekali membantu orang. Mulai dari yang kaya sampai yang kurang mampu, rasanya semua sudah merasakan mantaafnya. Prinsip gotong royong sangat dirasakan, yang sehat bantu yang sakit dengan cara rutin bayar iuran. Makanya saya selalu pastikan iuran JKN ini saya bayar setiap bulannya, supaya kepesertaan JKN saya tetap aktif, dan sekali waktu jika dibutuhkan bisa langsung saya pakai,” sambung Rudin.

Terdaftar dalam Program JKN sejak tahun 2017 yang lalu, pria yang berdomisili di Kelurahan Lipu, Kota Baubau ini mengaku telah banyak perubahan positif yang dihadirkan oleh BPJS Kesehatan dalam penyelenggaraan Program JKN ini. Rudin juga menuturkan peran pemerintah dalam penyelenggaraan program ini menjadi sangat penting.

“Alhamdulillah di Baubau ini pemerintah daerahnya turut andil dalam penjaminan masyarakatnya, terutama bagi yang kurang mampu, dimana iuran JKN mereka dibayarkan oleh pemerintah daerah Kota Baubau. Ini adalah bentuk hadirnya pemerintah untuk warganya, sehingga kalau ada yang sakit tidak perlu lagi memikirkan biaya pengobatannya,” ucapnya.

Rudin pun berharap akan keberlangsungan program ini di masa yang akan datang. Baginya hal tersebut juga perlu diimbangi dengan peningkatan kualitas pelayanan di fasilitas kesehatan. (AN/an)

Bagikan