Rektor USN Kolaka Ingatkan Sanksi Drop Out
Bagikan

PUBLIKSATU, KOLAKA - 2.052 Mahasiswa Baru (Maba) Universitas Sembilanbelas November (USN) Kolaka mengikuti kegiatan Pembentukan Insan Akademis (PENA) di gedung Islamic Centre Kolaka, Kamis (30/8).
Kegiatan yang bertema "Restrukturisasi Karakter Mahasiswa yang Memiliki Jiwa Nasionalisme Dalam Menghadapi Revolusi Industri 4.0" itu ditandai pembukannya oleh Rektor USN Kolaka Dr Azhari.
Pada kesempatan tersebut Azhari meminta seluruh mahasiswa baru peserta PENA untuk mengikuti kegiatan secara serius agar bisa mendapatkan nilai tambah pada perubahan karakter dan pola pikir siswa sekolah menengah menjadi mahasiswa, melalui pengenalan kehidupan kampus.
"Dulu kegiatan ini disebut Ospek (orientasi pengenalan kampus), sekarang bernama pembentuan insan akademik yang berisi kegiatan pengenalan kehidupan kampus, tentang bagaimana mahasiswa baru mengenal kampusnya, teknik belajar yang baik, bagimana menyelesaikan studi, organisasi kampus. Tujuan kegiatan ini agar mendapat pengalaman dan ilmu dari kegiatan ini," ujarnya.
Masih terkait dengan mahasiswa baru, Azhari berharap mereka benar-benar menekuni perkuliahan dan fokus pada tujuan menempuh pendidikan di perguruan tinggi.
“Kuliah yang serius kalau bisa selesai dalam waktu tiga setengah tahun atau paling lama lima tahun. Lewat dari itu kita akan berlakukan Drop Out (DO) sebab itu jelas aturannya. Mau aktif di organisasi silahkan, itu malah lebih baik tapi jangan sampai menggangu tujuan utama. Sebab mahasiswa cerdas adalah mereka yang bisa mengatur waktu sementara yang bodoh biasanya tetap menyandang status aktivis mahasiswa bertahun-tahun,” tegas pria pemegang rekor MURI sebagai rektor temuda itu.
Selain kepada mahasiswa yang telah melalui masa perkuliahan lebih dari lima tahun, Azhari juga mengungkapkan bahwa penerapan aturan DO juga akan diberlakukan bagi mereka yang telat membayar Sumbangan Pembinaan Pendidikan (SPP).
“Itu jelas aturannya karena SPP mahasiswa perguruan tinggi negeri adalah penerimaan negara bukan pajak (PNBP), kalau ada tunggakan itu urusannya dengan negara. Makanya kalau sampai batas waktu yang ditetapkan belum juga melunasi itu maka otomatis dia bukan lagi mahasiswa kita,” katanya.
Masih terkait pelaksanaan PENA, kepada para senior dan pihak terkait lainnya Azhari berpesan untuk menjauhi praktik perpeloncoan, baik dalam bentuk kekerasan fisik maupun verbal yang dapat membawa dampak buruk bagi pelaku maupun kampus.
"Saya tidak mau ada hal hal aneh senior membodohi yunior-nya, bagi Maba yang mendapat perlakuan aneh dari seniornya silahkan lapor ke ketua panitia dan dosen. Intinya saling menjaga agar tidak ada hal-hal aneh berbau pelonco, yunior hargai senior dan dosen, juga staf staf yang ada," himbau Azhari.
Sebelumnya Ketua Panitia PENA USN Kolaka, Basrawi mengungkapkan kegiatan kali ini diikuti oleh seluruh mahasiswa baru hasil seleksi SNMPTN, SBMPTN dan jalur mandiri, dengan rincian Fakultas Keguruan dan Ilmu Pendidikan (FKIP) sebanyak 516, Fakultas Hukum (FH) 171 orang, Fakultas Ilmu Sosial dan Politik (FISIP) 573, Fakultas Sains dan Teknologi (SainsTek) 335, Fakultas Pertanian (Faperta) 167 orang dan Fakultas Teknologi dan Informatika (Tek-Info) sebanyak 290 orang.
Dikatakan Basrawi, kegiatan PENA akan berlangsung selama tiga hari yang terbagi dalam dua sesi utama yakni pengenalan kampus/universitas serta materi khusus di tingkat fakultas.
"Untuk tingkat tingkat universitas akan dilaksanakan selama dua hari dan selanjutnya akan diserahkan kepada fakultas masing masing," papar Basrawi. (p12/exa)