Berita Terkini
Baubau

TKA Cina di Baubau Terindikasi Main Kucing-kucingan

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 31 Agustus 2018 16:53 WIB · 2 menit baca
TKA Cina di Baubau Terindikasi Main Kucing-kucingan
Zarta

PUBLIKSATU, BAUBAU - Tenaga Kerja Asing (TKA) asal China terindikasi main kucing-kucingan dengan pihak Dinas Tenaga Kerja. Pasalnya sampai saat ini, data yang tercatat di Dinas Tenaga Kerja Baubau 17 TKA asal Cina yang bekerja, namun data di lapangan lebih dari 17 pekerja.

Kepala Dinas Tenaga Kerja Kota Baubau, Zarta mengungkapkan, sampai saat ini TKA yang sudah melapor dan tercatat sebanyak 17 orang bekerja pada pemasangan PLN yang ada di Lealea. Dari 17 orang tersebut baru sebagian yang memenuhi semua persyaratan dan sebagiannya lagi masih dalam pengurusan.

"Makanya waktu itu, beberapa yang tidak terdaftar sebagai pekerja di perusahaan PLN yang ada di Lealea saya suruh untuk melengkapi semua persyaratannya. Makanya dalam pertemuan beberapa waktu saya menegur mereka karena sudah tidak sesuai prosedur," terang Zarta.

Sebelumnya, Dinas Tenaga Kerja dengan Kantor Imigrasi masuk dalam tim sembilan dalam hal kerjasama. Apalagi dalam hal pekerjaan, TKA ini ada indikasi main kucing-kucingan dengan pihak Dinas Tenaga Kerja. Sehingga pihaknya pernah memberikan teguran keras untuk para TKA dan agennya.

"Sampai saat ini TKA yang terdaftar sebagai tenaga ahli di Lealea berjumlah 17 orang dan jika lebih dari 17 orang berarti itu sudah masuk dalam pelanggaran serta termasuk dalam TKA ilegal," jelasnya.

Sehingga kedepan, pihaknya akan melakukan investigasi di lapangan. Jika dalam investigasi tersebut ada TKA yang ketahuan tidak memenuhi izin dan belum memenuhi persyaratan, maka akan melakukan tindakan sesuai aturan yang berlaku.

"Setiap TKA yang masuk untuk melakukan pekerjaan, maka TKA tersebut harus melakukan pelaporan dan harus seuai prosedur. Jika kita mendapatkan di lapangan, TKA tersebut akan kita tindaki dan kembalikan kepada pihak Imigrasi kalau perlu kita buatkan laporan keras, paling tidak akan di deportasi," pungkasnya.(m4)