10 JalurJalan di Rumbia, Siap Dibetonisasi
Bagikan

PUBLIKSATU, BOMBANA - Pemerintahan Tafdil-Johan Salim kembali menargetkan peningkatan jalan untuk wilayah Rumbia, Ibukota Kabupaten Bombana. Tahun 2018 ini, Bupati dan wakil Bupati Bombana itu, membidik 10 jalur jalan yang siap ditingkatkan.
Menariknya, peningkatan jalan kali ini akan dibuat berbeda. jika sebelumnya menggunakan lapisan bitumen atau aspal. Tapi pengingkatan kali ini, akan menggunakan Rigid Beton. Sebuah pilihan ditempuh demi mutu, kualitas ketahanan serta kecocokan untuk kontur tanah di Bombana.
Kadis PU Kabupaten Bombana, Man Arfa menjelaskan 10 lokasi jalan yang ditingkatkan itu siap dikerja Bulan September ini.
"Sudah siap dikerja. Sudah kami lakukan pematokan di kedua sisi jalan. Itu sebagai tanda bahwa siap dikerja. Peningkatan kali ini akan menggunakan rigid beton. Ini akan lebih bagus serta ketahanannya lebih lama," ujar Man Arfah usai ikuti rapat internal dengan Bupati Bombana H. Tafdil dikantor PU (5/9).
10 titik lokasi jalan yang dirigid beton tersebut diantaranya, Jalan Bumi Praja atau jalur di depan kantor Kelurahan Kasipute, jalur di samping tugu Munajah Kelurahan Lameroro, serta jalan Mentobu atau dibagian atas lokasi SMA 1 Rumbia Kelurahan Doule.
Selanjutnya, lajur jalan di atas PDAM Bombana, jalan di samping Polres atau Badan Pertanahan Bombana serta jalur jalan Kihajar Dewantara. Dua jalur lainnya, yakni Jalan DI Panjaitan serta Jalan Pangeran Dipanegoro.
Saat ditanya, sejauh mana ketahanan penggunaan jalan beton semen tersebut, Sekretaris PU Bombana, Abdul Rahmat menjelaskan penggunaan beton semen itu lebih kuat menahan beban kendaraan yang berat.
"Kalau soal ketahanan, lebih tahan Rigid Beton ketimbang aspal. Bisa dua kali lipat, bahkan lebih. Rigid Beton menggunakan sistem pembesian lalu dicor. Sehingga sangat tahan dan lama rusaknya," jawabnya.
Mantan Kabid Cipta Karya PU Bombana ini menambahkan, keunggulan lain Rigid Beton yakni tahan akan genangan air dan banjir.
"Di kota-kota besar itu, sudah banyak yang beralih ke Rigid Beton. Seperti jalan tol itu menggunakan model ini," tuturnya.
Rahmat menambahkan biaya perawatan Rigid Beton lebih murah dibanding jalan aspal. Terlebih ketika material seperti semen itu mudah didapat di Bombana ketimbang aspal.
"Ini juga sangat cocok dengan struktur tanah di Bombana yang tidak terlalu kuat. Kalau di Kalimantan itu, utamanya tekstur di lahan lahan gambut semua gunakan model ini. Di Makassar dan kota-kota besar lainnya sudah menggunakan rigid beton ini," tukasnya. (Dar)