Berita Terkini
Sultra

Resmi Dilantik, Ali Mazi-Lukman Abunawas Siap Membangun Daerah

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 6 September 2018 14:31 WIB · 3 menit baca
Resmi Dilantik, Ali Mazi-Lukman Abunawas Siap Membangun Daerah
Ali Mazi-Lukman Abunawas

PUBLIKSATU, JAKARTA - Gubernur dan Wakil Gubernur Sultra periode 2018–2023 Ali Mazi–Lukman Abunawas resmi dilantik, Rabu (5/9). Pasangan yang meraih suara 495.880 atau 43,68 persen ini dikukuhkan langsung oleh Presiden RI Joko Widodo di Istana Negara.

Pasangan yang berakronim AMAN itu dikukuhkan bersama delapan gubernur dan wakil gubernur lainnya di Indonesia. Mereka adalah Nurdin Abdullah dan Sudirman Sulaiman (Sulsel), Edy Rahmayadi-Musa Rajekshah (Sumut), Ridwan Kamil-Uu Ruzhanul Ulum (Jabar), Sutarmidji-Ria Norsan (Kalbar), Ganjar Pranowo-Taj Yasin Maimoen (Jateng), I Wayan Koster-Tjokorda Oka Artha Ardana Sukawati (Bali), dan Lukas Enembe-Klemen Tinal (Papua).

Pelantikan ini didasarkan pada Keputusan Presiden (Keppres) Nomor 152/p, hingga 154/p dan Keppres 156/p pertanggal 29 Agustus 2018. Kemudian Keppres dengan nomor 159/p sampai dengan Keppres nomor 162/p tentang Pengesahan Pengangkatan Gubernur dan Wakil Gubernur masa jabatan 2018-2023.

Setelah pembacaan Keppres, presiden langsung melaksanakan pengambilan sumpah jabatan para pejabat tersebut didampingi para rohaniwan. “Saya minta saudara-saudara mengikuti dan mengulangi kata-kata saya,” kata Jokowi, yang kemudian mengucapkan sumpah jabatan diikuti oleh para gubernur dan wakil yang akan dilantik

Sementara itu, Ali Mazi mengungkapkan kaget setelah mendengar pelantikan dimajukan. “Sempat kaget juga saat diinfokan, pelantikan gubernur dan wakil gubernur dipercepat. Tapi, kami selalu siap apapun kondisinya,” ungkap Ali Mazi.

Mantan Gubernur Sultra itu mengaku mendapat kabar dari Pj Gubernur Sultra, Teguh Setyabudi terkait dimajukannya jadwal pelantikan. “Itu dua hari lalu. Saya diberitahu Pak Teguh untuk mengikuti pelantikan 5 September,” jelasnya.

Adanya perubahan jadwal pelantikan membuatnya tak bisa mempersiapkan kelengkapan secara maksimal.

Bukan hanya persiapan yang tidak maksimal, agenda untuk syukuran bersama keluarga, kolega serta masyarakat Sultra yang akan hadir saat pelantikan juga buyar. “Semua acara sebenarnya sudah disusun rapi. Tapi buyar semua karena pelantikan dimajukan,” kelakarnya lagi.

Meski begitu, Ali Mazi menilai, ada sisi positif dengan dimajukannya jadwal pelantikan. Menurutnya, dengan begini roda pemerintahan dan pembangunan Sultra akan semakin cepat berjalan. “Tujuan utamanya kan untuk membangun daerah. Lebih cepat dilantik lebih baik. Kami sudah bisa bergegas bekerja, mengabdikan diri untuk kembali membangun daerah selama lima tahun kedepan,” tuturnya.

Ali Mazi berjanji, setelah dilantik akan fokus merealisasikan janji politik. Program Sultra Emas yang menjadi andalan akan dimaksimalkan. “Semua demi Sultra yang lebih baik lagi. Kerja, kerja, dan kerja akan menjadi moto kami untuk memaksimalkan pembangunan Sultra. Kemajuan daerah dan kesejahteraan masyarakat menjadi tujuan utama,” janjinya.

Sekedar diketahui, sebelum pelantikan, para pemimpin baru di tingkat provinsi tersebut mengikuti kirab dari Istana Merdeka ke Istana Negara. Kirab tersebut diikuti langsung Presiden Jokowi dan Wapres Jusuf Kalla, serta Menteri Dalam Negeri Tjahjo Kumolo.

Setelah mengikuti kirab, mereka langsung memasuki ruang tengah Istana Negara untuk mengikuti prosesi pelantikan. (fat/jpnn)