Berita Terkini
Sultra

Investor Asal Dubai Menjajaki Peluang Investasi di Sultra

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 10 September 2018 17:00 WIB · 2 menit baca
Investor Asal Dubai Menjajaki Peluang Investasi di Sultra
Ahli Geologi UHO, Dr La Ode Ngkoimani bersama para investor asal Dubai dan Malaysia, Shahab Juma, Samer Al Hasan, dan Muhamad Daud

PUBLIKSATU, KENDARI - Investor asal Dubai (Uni Emirat Arab), Shahab Juma, Samer Al Hasan, dan Muhamad Daud asal Malaysia menjajaki peluang investasi di Sultra. Shahab Juma mengaku sangat mengangumi pesona keindahan potensi sumber daya alam (SDA) Sultra, terutama di bidang pariwisata dan sumber daya mineral alam lainnya.

Demikian dikemukakan Koordinator Pembina Posdaya Indonesia Timur, Dr La Ode Ngkoimani, ketika ditemui di ruang kerjanya belum lama ini.

La Ode Ngkoimani mengaku telah diminta kalangan investor itu untuk memberikan informasi dan gambaran umum mengenai keunggulan potensi SDA di Sultra. Dan pertemuan itu berlangsung di Jakarta yang dihadiri jajaran direksi pemilik saham ARJ Dubai maupun investor asal Malaysia.

Rencana ke depan, kata La Ode Ngkoimani, pihak investor Dubai berencana melakukan silaturahmi dengan Gubernur Sultra, Ali Mazi terkait gagasan berinvestasi di Sultra.

Secara umum La Ode Ngkoimani mengatakan, kondisi potensi SDA di Sultra tak kalah dengan daerah lainnya di Indonesi. Hanya saja selama ini belum dimanfaatkan secara optimal. "Cantohnya, potensi bahan mineral hasil bumi seperti bahan batuan, pasir maupun logam lainnya belum tersentuh secara maksimal, kata Ahli Geologi UHO itu.

Untuk mempercepat pembangunan perekonomian di Sultra, lanjut La Ode Ngkoimani, pihaknya berharap pemerintah transisi dapat melakukan kerja sama dengan berbagai pihak, termasuk para investor yang telah siap untuk berinvestasi.

"Kita berharap pemerintahan masa transisi ini ke depan dapat bekerja cepat. Kemudian menjalin kemitraaan dengan berbagai pihak dalam rangka mewujudkan perekonomian Sultra yang lebih baik dan berkembang," harap mantan pembantu rektor III UHO itu. (p4)