Berita Terkini
Buton

Penyakit Measles Rubella Mengakibatkan Cacat Seumur Hidup

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Kamis, 13 September 2018 20:43 WIB · 2 menit baca
Penyakit Measles Rubella Mengakibatkan Cacat Seumur Hidup
Sumardin

PUBLIKSATU, BUTON - Pemerintah Kabupaten Buton melalui Dinas Kesehatan Kabupaten Buton mengajak masyarakat usia sasaran 9 bulan hingga 15 tahun untuk berpartisipasi dalam program vaksin Measles Rubella (MR).

Pasalnya, saat proses vaksin berjalan, pihak Dinas Kesehatan memiliki kendala terkait fatwa MUI yang melarang pemberian vaksin MR sebelumnya. Kendati MUI telah mengeluarkan fatwa dibolehkannya pembiaran imunisasi. Namun animo masyarakat terhadap imunisasi telah berkurang.

"Inikan ada sedikit kendala yang berkaitan dengan masalah fatwa. Di mana lahir lagi fatwa yang terakhir kesimpulan dari MUI itu bahwa imunisasi MR atau Measles Rubella itu hukumnya adalah mubah," ujar Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Buton, H Sumardin Sip MKes kepada wartawan di ruang kerjanya, gedung B, Lantai I, kompleks perkantoran Takawa.

Sumardin menjelaskan imunisasi ini sangat penting. Usia sasaran jika tidak mendapatkan vaksin MR ini berakibat cacat permanen.

Misalnya congenital rubella syndrome diantaranya cacat jantung bawaan, kebutaan atau katarak congenital dan tuli.

"Yang jelas itu karena dianggap sangat dibutuhkan oleh usia sasaran 9 bulan sampai 15 tahun. Target pemerintahkan seperti ini. Jangan sampai karena gara-gara tidak diimunisasi sampai terjadi kecatatan yang permanen," katanya.

Sumardin menjelaskan mengingat pentingnya imunisasi ini, peran masyarakat, Dinas Kesehatan, Depag, MUI, Dinas Pendidikan dan Kebudayaan untuk besama-sama meyakinkan masyarakat dengan cara memberi informasi pada usia sasaran 9 bulan hingga usia 15 tahun agar mengunjungi sarana vaksin yang telah ditetapkan pemerintah.

Sumardin menjelaskan, imunisasi MR ini merupakan upaya pemerintah memasukan anti gen agar terbentuk anti body dalam tubuh anak.

Selain itu, Sumardin menyebutkan pemberian vaksin ini bertujuan untuk mencegah secara dini penyakit tersebut. Tapi bagi wanita, kata Sumardin sebagai langka mempersiapkan wanita sejak dini agar nantinya ketika hamil tidak melahirkan anak yang cacat. Pasalnya Measles Rubella sangat rentan terhadap wanita hamil.

"Jadi anak-anak yang kita imunisasi ini hanya untuk menghindari tidak tertular tapi untuk ibu hamil wanita usia subur kita persiapkan akan jadi ibu hamil jadi akan terbentuk anti bodi sehingga tidak melahirkan anak-anak congenital rubella syndrome dia manfaatnya rubella," ujarnya.(Po1)