Berita Terkini
Busel

Dinas Damkar Busel Usulkan Tiap Kecamatan Satu Mobil

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Jumat, 14 September 2018 07:10 WIB · 2 menit baca
Dinas Damkar Busel Usulkan Tiap Kecamatan Satu Mobil
La Ode Hajarudin

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dinas Pemadam Kebakaran dan Penyelamatan (Damkar) Kabupaten Buton Selatan (Busel) masih sangat minim fasilitas. Saat ini baru miliki satu unit mobil operasional Damkar. Ke depan, Dinas Damkar Busel mengusulkan satu unit mobil Damkar setiap kecamatan.

Padahal cakupan wilayah Busel dengan tujuh kecamatan, begitu luas. Tiga kecamatan di daratan, empat di wilayah kepulauan. Kondisi ini jika tak diantasipasi sejak dini dengan fasilitas mobil Damkar, cukup memperihatinkan.

Kepala Dinas Damkar Busel, La Ode Hajarudin menjelaskan, sudah beberapa kali terjadi musibah kebakaran, pihaknya tak bisa maksimal melakukan penyelamatan pemadaman, mencegah kerugian yang lebih besar. Kendalanya, akibat keterbatasan armada mobil Damkar. Sementara harus sigap 24 jam dengan jarak cakupan wilayah yang sangat luas.

"Kami masih keterbatasan fasilitas kendaraan operasional pemadam kebakaran baru satu unit mobil Damkar, dengan harus menangani wilayah yang begitu luas," katanya.

Sesuai Standar Operasional Prosedur (SOP), penanganan tindakan pemadaman membutuhkan waktu 15 menit saja, Damkar sudah harus ada di TKP. Artinya, dengan wilayah yang cukup luas, hal ini tidak memungkinan untuk dapat maksimal bekerja. "Kita tiba di lokasi, rumah sudah jadi abu," imbuhnya ditemui belum lama ini.

Untuk memaksimalkan pemadaman, pihaknya mengusulkan penganggaran untuk menambah armada mobil Damkar di Busel. Diusulkan tiap kecamatan miliki satu unit armada Damkar. Dengan begitu, jika terjadi musibah kebakaran, dapat semaksimal mungkin diantisipasi terjadinya kerugian lebih besar atas musibah kebakaran.

"Kita berharap satu kecamatan satu unit armada mobil Damkar. Ini yang menjadi fokus target kita ke depan, mudah-mudahan secepatnya direalisasikan," harapnya.

Untuk mewujudkan itu, Hajarudin mengaku tidak tinggal diam memaskimalkan upaya pengusulan baik ke pemerintah pusat maupun daerah. Untuk ke pemerintah pusat, diusulkan melalui dana hibah.

Diharapkan, dengan adanya fasilitas mobil Damkar ini dapat mengantisipasi mencegah memadamkan api sehingga dapat meminimalisir kerugian lebih besar lagi. Dengan demikian masyarakat dapat menikmati pelayanan yang maksimal dari pemerintah. (aga)