Pidato Jokowi Jadi Usulan Debat Pilpres Pakai Bahasa Inggris
Bagikan

PUBLIKSATU, Setelah dihebohkan dengan gaya bahasa Inggris campur bahasa Indonesia ala ‘anak’ Jakarta Selatan (Jaksel), kali ini jagat maya kembali heboh lantaran adanya usulan debat capres-cawapres menggunakan bahasa Inggris. Ada apa gerangan?
Adalah politikus Partai Amanat Nasional Yandri Susanto yang menyulutnya. Ketua DPP PAN itu menilai, sah-sah saja apabila debat dilakukan dengan menggunakan bahasa Inggris. Pasalnya, kepala negara nantinya akan bertemu dengan tamu-tamu dan bicara di forum internasional menggunakan bahasa Inggris.
Tentunya, hal ini memicu pro-kontra di kalangan politisi. Apalagi pernyataan Yandri itu muncul usai Presiden Joko Widodo didapuk berbicara dalam World Economic Forum, di Hanoi, Vietnam, beberapa waktu lalu.
Dalam pidatonya, Jokowi mengatakan, yang terjadi di dunia saat ini adalah kita sedang menuju perang tanpa batas. Lantas Jokowi meminjam istilah “Infinity War” yang digunakan dalam film waralaba Avengers terbaru.
Sekilas konteks pidato Jokowi normal-normal saja, bahkan pidatonya itu diperbincangkan oleh masyarakat negara asing yang menilai bahwa Presiden memiliki gaya pidato yang tidak kaku. Akan tetapi, selain analogi yang tak biasa, nyatanya aksen bahasa Inggris Jokowi yang medhok itu pun turut jadi perbincangan netizen.
Presiden Jokowi dengan tegas dirinya beserta Avengers dalam hal ini menteri kabinet kerjanya, siap menghadapi gejolak ekonomi yang diakibatkan dari "serangan Thanos" dalam hal ini kebijakan Amerika Serikat.
"Perang dagang sudah tidak ada sejak era depresi besar pada 1930-an dengan intensitas yang terjadi saat ini. Tapi dijamin bahwa saya dan teman-teman 'Avengers'. Saya siap mencegah Thanos menghapus populasi dunia," kata Jokowi disambut tepuk tangan para pemimpin negara yang hadir.
(ce1/uji/JPC)