Meteran Listrik Glomet dan Meisys Diblokir, Bersiaplah Untuk Diganti!

PUBLIKSATU, BAUBAU - Manager Rayon Perusahaan Listrik Negara (PLN) Kota Baubau, Sulawesi Tenggara, Saerul Saguni, mengungkapkan ada dua merek meteran yang diblokir secara nasional yakni glomet dan meisys. Dari itu, ada 1040 pelanggan di Kota Baubau yang menggunakan merek tersebut.
Pergantian ini sudah dilakukan pihak PLN Baubau selama dua bulan. Dan baru 800 pelanggan yang sudah diganti.
"Sekitar 800 meteran yang sudah diganti dan tersisa 200 lebih. Di Baubau sekitar 1040 pelanggan. Pergantian ini, pelanggan tidak dikenakan biaya administrasi tambahan atau gratis," kata Saerul Saguni kepada wartawan saat ditemui di ruang kerjanya, Selasa (18/9/18).
Lanjut ia, pergantian meteran merek glomet dan meisys ini karena pabrikannya sudah tidak ada. Dan kemudian diganti dengan merek hexing.
"Mulai program sejak dua bulan lalu. Tujuan pergantian meteran ini untuk memetakkan letak pelanggan sehingga pihak PLN bisa dengan mudah mengetahui alamat pelanggan ketika sewaktu-waktu ada permintaan perbaikan. Bahkan ketika pada saat dilakukan pergantian di meteran pelanggan yang lama masih tersisa pulsa token, pulsa token tersebut akan diganti secara otomatis," imbuhnya.
Disisi lain, pergantian dua merek meteran tersebut karena sering terjadi penambahan atau pengurangan saldo. Beda dengan meteran hexing. (Mo1)