Penyaluran Beasiswa Wawonii Cerdas Berjalan Prosedural

PUBLIKSATU, KONAWE KEPULAUAN - Kadis Pendidikan Kabupaten Konkep, Muhamad Yani mengungkapkan penyaluran beasiswa Wawonii Cerdas sudah sesuai mekanisme dan prosedur yang telah ditentukan. Hal itu dikatakan Muhamamah Yani ketika memberikan keterangan dalam pertemuan rapat dengar pendapat (RDP) dengan anggota Komisi III DPRD Konkep yang berlangsung (17/9) kemarin.
Keterangan Muhamad Yani tersebut dalam rangka menanggapi tuntutan aksi demontrasi mahasiswa yang diterima anggota DPRD Kabupaten Konkep belum lama ini. Muhamad Yani mengatakan tidak ada unsur rekayasa dan permainan dalam seleksi maupun verifikasi berkas mahasiswa dalam penyaluran bantuan beasiswa Wawonii Cerdas.
"Penerimaan dan verifikasi berkas penerima bantuan beasiswa Wawonii Cerdas tersebut tidak ada permainan maupun rekayasa, semua berkas diverifikasi sesuai prosedur yang ditentukan," ujar Muhamad Yani.
Ditambahkan Muhamad yani soal dugaan ada mahasiswa "siluman" yang menerima bantuan beasiswa tidak benar sebab dokumen berkasnya diregistrasi secara online maupun manual.
"Data penerima beasiswa tersebut sangat lengkap, tidak ada yang dimanipulasi atau siluman disini, semua datanya teregistrasi secara manual maupun online," tuturnya.
Dia menjelaskan, dalam ferifikasi berkas penerima bantuan beasiswa tersebut ditemukan sejumlah berkas mahasiswa dipalsukan bahkan ada oknum PNS yang berusaha mencari peluang agar menerima bantuan beasiswa Wawonii cerdas tersebut.
"Terus terang kami banyak menemukan masalah dalam ferifikasi berkas mahasiswa tersebut, antara lain ada berkas yang direkayasa, termasuk ada oknum PNS yang berusaha cari peluang bantuan beasiswa tersebut,"ungkap Muhamad Yani.
Dalam pertemuan tersebut, Kadis Pendidikan, Muhamad Yani didampingi Sekretaris Diknas, Sakaria, dan Kabid Dikdas kabupten Konkep, Umaryadi.
Sementara itu Penangungjawab penyaluran beasiswa tersebut, Kabid GTK, Suharmin berhalangan hadir dalam pertemuan tersebut.
Muhamad Yani merinci jumlah mahasiswa yang dipending berkasnya sebanyak 116 orang. Pihak Diknas sudah berusaha meminta mahasiswa agar segera melengkapi kekurangan berkas tersebut namun tak diindahkan.
Wakil Ketua DPRD Kabupaten Konkep, Jaswan mengusulkan agar mekanisme penyaluran bantuan beasiswa Wawonii Cerdas tersebut dilakukan penyempurnaan yang lebih baik. Dikatakan Jaswan, perlu dibuat formulasi yang baku tentang mekanisme pengelolaan bantuan beasiswa Wawonii Cerdas untuk menghindari persoalan hukum dikemudian hari.
"Kami sarankan kedepan Diknas agar bisa merancang format yang baku untuk mengoptimalkan penyaluran bantuan beasiswa tersebut agar berjalan secara baik tanpa berimplikasi hukum dikemudian hari, ini untuk menghindari persoalan yang terjadi tengah masyarakat," ujar Jaswan.(P4)