Berita Terkini
Busel

Dua Kelompok Warga Lapandewa Bertikai, Polisi Siaga

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 24 September 2018 14:58 WIB · 3 menit baca
Dua Kelompok Warga Lapandewa Bertikai, Polisi Siaga
Ilustrasi Tawuran

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Dua kelompok masyarakat Desa Lapandewa Kaindea dan Lapandewa Makmur (Sempasempa), Kecamatan Lapandewa bertikai di simpangan tiga Wanculepani, Minggu (23/9) sekitar pukul 18.00 petang. Dari peristiwa ini dikabarkan jatuh korban jiwa akibat benda tajam. Hingga semalam suasana lokasi kejadian masih mencekam.

Kuat dugaan polemik dua kelompok warga ini akibat rentetan persoalan lahan di Wanculepani yang hingga kini belum ada status ketetapan hukumnya.

Kades Lapandewa Kaindea La Jaali membenarkan peristiwa tersebut. Ia mengaku, pihaknya sementara berada di lokasi konflik di Wanculepani hingga pukul 20.21 Wita malam. Atas konflik itu warganya mengalami luka serius akibat benda tajam.

Kata dia, diduga ada oknum dari luar desa yang memprovokasi masyarakat Lapandewa Makmur. "Kayaknya ada orang luar, hanya satu orang dari warga Sempasempa," ujarnya menduga kepada media ini.

Dari tawuran kelompok warga itu, warga Lapandewa Kaindea La Boti mengalami luka akibat benda tajam. "Iya ada korban warga saya La Boti. Yang dari Sempasempa saya tidak tahu. Tapi pelaku diduga Amir warga Sempasempa namun sampai saat ini belum ditahan," ujarnya.

Ia mengaku pertikaian tersebut ada konsep perencanaan. Ia juga menduga ada rentetan persoalan polemik lahan di Wanculepani yang selama ini terjadi. Perang urat syaraf bersitegang sudah lama terjadi. Kini korban jiwa jatuh. "Tapi yang mengamuk ini bukan asli Sempasempa," duganya lagi.

La Jaali berharap pelaku cepat ditemukan, diamankan, dan diproses hukum sehingga dapat mengurai motif peristiwa serta mempertanggungjawabkan perbuatanya.

Hingga pukul 21.00 Wita, warga Lapandewa Kaindea masih siaga dikampung.

Sementara itu Camat Lapandewa La Djetu mengaku pihaknya masih dalam perjalanan dari Kota Kendari. Namun demikian dari hasil informasi yang dihimpunya di lapangan, satu orang warga Lapandewa Kaindea mengalami luka atas pertikaian itu.

"Satu orang yang luka akibat benda tajam. Informasi terakhir korban sementara berada di Mapolsek Lapandewa untuk melaporkan peristiwa tersebut," tuturnya.

Kata dia, keluarga korban dan sejumlah masyarakat dari Lapandewa Kaindea bersiaga. Ia belum mengetahui persis persoalan yang membuat dua kelompok masyarakat itu bertikai. "Itumi juga yang masih kita ivestigasi masalah apa sehingga dua kelompok masyarakat ini kembali bertikai, belum jelas masalahnya," katanya.

Kata dia, kondisi lokasi lahan yang diduga menjadi polemik menjadi tempat lokasi pertikaian di simpangan tiga Wanculepani. Sementara warga Sempasempa juga bersiaga. Ia berharap dua kelompok warganya untuk menahan diri tidak terprovokasi atas peristiwa itu. "Informasi yang saya peroleh warga bersiaga dengan peralatan yang ada," katanya.

Sementara itu, Camat Sampolawa La Kali melalui pesan whatsapnya yang disebar diberbagai grup WA warga menghimbau masyarakatnya khususnya Desa Gerak Makmur dan Windu Makmur yang berbatasan langsung dengan dua desa yang bertikai tersebut untuk tenang.

La Kali meminta warganya agar tidak terhasut dan terpancing dengan masalah yang terjadi di Wanculepani antara oknum warga Lapandewa Kaindea dan Lapandewa Makmur (Sempasempa). "Karena masalah itu tidak berkaitan dengan masalah tapal batas, tapi murni masalah pribadi atau masalah lain," tulisnya dalam pesan whatsapnya.

Karena itu, ia menghimbau seluruh warganya agar tidak melakukan hal-hal yang merugikan diri sendiri dan masayarakat umumnya. "Percayakanlah kepada pemerintah dan pihak yang berwajib," tukasnya.

Ia mengharapkan sluruh warganya untuk bersama-sama berperan aktif menjaga stabilitas keamanan, kenyamanan, ketertiban dan kedamaian antara sesama warga.

Kapolres Buton AKBP Andi Herman membenarkan peristiwa pertikaian yang terjadi di Wanculepani tersebut. Kata dia, pasukanya sudah berada di tempat kejadian perkara (TKP) untuk mengendalikan dan mengamankan suasana sehingga kembali tertib dan kondusif.

"Infomasi dari Kapolsek seperti itu, anggota dari Polres sudah meluncur ke TKP," tulisnya melalui pesan whatsapnya semalam. (aga)