Berita Terkini
Sultra

Enam Kabupaten di Sultra Dapat Bantuan PLTS

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 24 September 2018 14:54 WIB · 2 menit baca
Enam Kabupaten di Sultra Dapat Bantuan PLTS
Launching di Lampung Selatan dibuka Menteri Koperasi dan UKM, Puspayoga dihadiri oleh 187 bupati/wali kota penerima bantuan PLTS PJU & PLTS-SHS

PUBLIKSATU, KENDARI - Sebanyak enam kabupaten yang ada di Sulawesi Tenggara (Sultra) mendapatkan bantuan pembangkit listrik tenaga surya (PLTS). Listrik program Indonesia terang dan desa terang ini bertujuan untuk menuntaskan masyarakat di seluruh Indonesia dari gelap gulita.

Enam kabupaten yang mendapatkan bantuan PLTS itu, yakni Buton, Konawe, Konawe Selatan (Konsel), Konawe Kepulauan (Konkep), Kolaka, Kolaka Utara (Kolut), dan Bombana.

Koordinator Penerangan Kabupaten Konawe Kepulauan (Konkep), Abu Jalil Ks ST mengungkapkan, enam daerah tersebut mendapat jatah PLTS setelah dilakuakan survei di lapangan.

"Dari enam kabupaten itu keluarlah rekomendasi, dimana setiap kabupaten itu dikoordinir satu orang yang dipercayakan pihak Kementerian Pembangunan Manusia dan Kebudayaan. Jadi dari enam kabupaten ini ada enam orang yang dikoordinir langsung Bapak Ir Irwansyah Matalapu MM MBA," jelas Abu Jalil.

Dikatakan, hasilnya koordinasi pihaknya, diperkirakan Oktober 2018 ini akan dijalankan pemasangan PLTS untuk rumah tangga dan penerangan jalan umum. Pihaknya menargetkan PJU 1000 tiang per kabupaten sedangan PLTS rumah tangga ditargetkan 2,000 rumah tangga per kabupaten.

Program ini, lanjutnya dilakukan secara betahap. Tahap pertama mulai Oktober 2018 hingga Februari 2019 dan tahap kedua Maret-Juli 2019. Dan bila masih ada daerah yang belum teraliri listrik terbuka peluang untuk tahap tiga. "Kalau masih ada daerah yang belum teraliri listrik kita tetap akan adakan sampai tahap ketiga. Karena dana yang kita gunakan bukan dari APBN, tetapi dana CSR dari perusahaan swasta dan BUMN dalam dan luar negeri," bebernya.

"Kita berikan untuk daerah skala prioritas dan lebih memprioritaskan daerah yang belum memiliki listrik dan tingkat ekonomi dibawah rata-rata itu yang paling kita utamakan," sambungnya.

"Ini sebagai tahap pertama ada enam kabupaten, tahap kedua kita lihat lagi daerah mana yang masih membutuhkan. Kita minta lagi rekomendasi, yang pokok dia belum memiliki aliran listrik, gratis tidak ada pungutan sepeser pun serta murni bantuan dari program kerja Presiden Jokowi," sambungnya lagi.

Harapannya dengan adanya PLTS ini, masyarakat yang belum menikmati listrik, bisa segera menikmati. Bisa mungkin melaporkan ke pemerintah kecamatan/Kelurahan bahwa mereka membutuhkan bantuan PLTS ini. "Kita akan mendata nanti," tutupnya. (m4)