Porprov Sultra XIII, Fraksi Partai Golkar Pesimis, Bupati Kolaka Optimis

PUBLIKSATU, KOLAKA - Fraksi Partai Golkar DPRD Kolaka pesimis, pelaksanaan Pekan Olahraga Provonsi (Porprov) Sultra XIII yang rencananya digelar pada Desember 2018 mendatang dapat berlangsung sukses, baik dalam hal penyelenggaraan maupun prestasi.
Sikap pesimis tersebut dikemukakan juru bicara Fraksi Partai Golkar, Muhammad Anis Pamma saat membacakan pendapat akhir fraksinya dalam rapat paripurna DPRD Kolaka yang mengegendakan penetapan Rancangan Anggaran Pendapatan dan Belanja (RAPBD) perubahan 2018 menjadi Perda APBDP 2018, Jumat (21/9) lalu.
“Kami dari Fraksi Pertai Golkar pesimis dengan persiapan maupun pelaksanaan Porprov mendatang, ini kami kemukakan secara realistis mengingat minimnya semua persiapan mulai dari pembuatan venue, penataan lapangan stadion gelora, perbaikan beberapa sarana dan fasilitas pendukung hingga kesiapan atlet kita untuk menghadapi Porprov nantinya,” tegas Anis Pamma.
Khusus fasilitas utama pertandingan, Anis Pamma mencontohkan kondisi Stadion Gelora Lalombaa yang kondisinya masih jauh dari progres yang diharapkan. Demikian pula fasilitas untuk cabang olahraga panjat tebing yang menurutnya masih sangat memprihatinkan.
“Kami melihat ada permasalahan ditingkat konsultan perencana dengan PPK (pejabat pembuat komitmen) yang terkesan tidak berjalan sesuai yang diharapkan. Selain itu kita juga sangat prihatin dengan kondisi lapangan di stadion yang rumputnya bahkan hingga kini belum ditanami serta banyak masalh lain,” beber Anis.
Selain penyediaan sarana dan fasilitas pendukung pertandingan, Fraksi Partai Golkar juga menyoroti kesiapan atlet Kolaka yang menurutnya sangat jauh dari memadai. Ironisnya lagi, beberapa cabang olahraga ternyata belum melakukan persiapan sama sekali, seperti tahapan seleksi dan koordinasi lainnya.
Namun sikap pesimis yang diperlihatkan Fraksi Partai Golkar dijawab langsung Bupati Kolaka, Ahmad Safei sebelum mengakhiri pendapat akhirnya selaku bupati atas penetepan RAPBD Perubahan 2018 menjadi Perda APBD Perubahan 2018.
Meski mengakui terdapat kekurangan dalam progress persiapan, namun menurut Safei, Pemkab Kolaka dan masyarakat tidak memiliki alternatif kecuali menjaga kepercayaan yang telah diberikan Pemprov Sultra, bahwa Kolaka mampu menyukseskan pelaksanaan Porprov kali ini.
Karena itu, Safei pun mengajak semua pihak agar bersama-sama memikirkan dan berbuat sesuatu untuk menyukseskan iven tiga tahunan tersebut.
“Memang masih ada kekurangan yang kita miliki, dan itu kita terima. Tapi saya mengajak semua pihak termasuk SKPD dan pihak terkait lainnya untuk menyukseskan Porprov sehingga apa yang dipesimiskan beberapa pihak Insya Allah tidak akan terjadi. Kita optimis,” tegas Safei sambil menguraikan proses panjang penetapan Kolaka menjadi tuan rumah Porprov. (p12)