Promosi Wisata di Wilayah Kepton Masih Berjalan Sendiri
Bagikan

PUBLIKSATU, BAUBAU - Pengembangan dan promosi paket perjalanan pariwisata di kota dan kabupaten di Kepulauan Buton (Kepton) masih berjalan sendiri-sendiri, bila setiap pemerintah daerah bersatu dalam satu sistem berintegrasi, promosi pariwisata akan bisa lebih terlihat gaungnya.
Hal ini diungkapkan, Wa Ode Diah Fardilah Oba SE MA, Provincial Coordinator Project National Support for Local Investment Climates (NSLIC) / National Support for Enhancing Local and Regional Economic Development (NSELRED), beberapa waktu lalu.
"Kayaknya masing-masing, sehingga saya lihat contoh kemarin Sail Buton Selatan merupakan momen untuk bisa mengambil manfaat dari kegiatan tersebut, namun kegiatan tersebut tidak terlalu terlihat dikoordinir," tambah Wa Ode Diah.
Menurutnya, Kepulauan Buton yang dalam sejarah memiliki satu kesultanan, sehingga sebaiknya bisa bersatu dalam mempromosikan agenda budaya pariwisata secara bersama-sama.
"Bagusnya Baubau sebagai pintu masuk wisata, tetapi dia dapat berwisata juga ke Buton Selatan atau ke Kabupaten Buton, sehingga wisatawan bisa menghabiskan cukup banyak waktu, dengan iven-iven yang bisa dikerjasamakan," terangnya.
Diah mengungkapkan, daratan Buton memiliki potensi yang cukup bagus dan Sulawesi Tenggara pada umumnya, Wakatobi terkenal dengan surga di bawah laut, Baubau benteng terluas di dunia, di Buton Selatan mungkin dengan sejarah Boti, dan masih banyak benteng lagi yang berada di luar benteng keraton Buton.
"Buton Selatan memiliki juga benteng yang cukup bagus dan pantai cukup bagus, itu potensi yang sebenarnya yang bisa kita kerjasamakan," jelasnya.
Kerjasama antar daerah, kata Diah, dalam bentuk paket wisata bertujuan agar wisatawan tidak hanya menghabiskan waktunya di Baubau saja, tetapi bisa juga mengunjungi beberapa objek wisata di daerah sekitar Kota Baubau.
"Kita bayarkan paket wisata, sehingga wisatawan itu tau bahwa saya tidak hanya ke Baubau untuk melihat benteng, tetapi kalau ke Baubau bisa juga ke Buton Selatan lihat pantai dan Kabupaten Buton lihat objek wisata yang lain," ujarnya. (mo2)