Dekatkan Diri ke Peserta, BPJS Kesehatan Goes To Costumer di Pulau Terluar Mubar
Bagikan

PUBLIKSATU, MUNA BARAT - BPJS Kesehatan melalui Goes To Customer terus mendekatkan diri ke peserta. Teranyar, Kepala Kantor Kabupaten Muna Barat BPJS Kesehatan, Ahmad Fitrawan melakukan kunjungan sekaligus sosialisasi di pulau terluar Kabupaten Muna Barat, Pulau Maginti, Sabtu 22 September 2018.
Diketahui Pulau Maginti hanya terdapat dua desa yakni Desa Maginti dan Desa Kangkunawe, dengan Jumlah penduduk kurang lebih 2000 Jiwa dan luas hanya 35 hektar. Meski akses pulau ini cukup menantang, membutuhkan perjalanan kurang lebih 3,5 jam darat dan laut dari ibu kota Kabupaten Mubar.
Namun kondisi itu bukanlah sebuah hambatan bagi BPJS untuk memberikan informasi langsung kepada peserta JKN KIS tentang manfaat program ini serta sebagai tempat sharing session terkait kendala dan manfaat selama program ini telah di jalankan.
Acara yang dihadiri langsung Kepala Kantor Kabupaten Muna Barat BPJS Kesehatan Ahmad Fitrawan itu diikuti sekitar 50 orang yang terdiri dari masyarakat sekitar dan petugas kesehatan Puskesmas Maginti.
“Program JKN KIS ini merupakan program bagi seluruh penduduk Indonesia, tidak terkecuali kepada peserta yang berada di pulau-pulau terluar, BPJS Kesehatan berkomitmen penuh terhadap program ini , acara ini diselenggarakan sebagai bentuk nyata dari komitmen tersebut, jadi nanti seluruh peserta JKN KIS betul-betul mengerti dan dapat merasakan manfaat program ini sesuai dengan asas program JKN KIS dengan gotong royong semua tertolong,” ungkap Ahmad Fitrawan melalui pesan yang diterima publiksatu.co.
Dalam sosialisasi itu, digelar pula sesi tanya jawab. Diantara peserta, bernama Darwin mempertanyakan apakah program BPJS Kesehatan gratis?.
"'Kalau masyarakat kayak saya yang setiap harinya mencari ikan di laut dengan penghasilan yang pas-pasanan, tidak mampu untuk membayar iuran setiap bulannya pak," ungkap Darwin dihadapan Ahmad Fitrawan.
Menanggapi pertanyaan tersebut, Ahmad Fitrawan mengungkapkan bahwa program ini untuk seluruh penduduk Indonesia tanpa terkecuali, bagi yang tidak mampu silahkan melapor ke kelurahan setempat yang kemudian akan di ekskalasi ke Dinas Sosial sehingga nanti dapat menjadi tanggungan pemerintah daerah setempat.
"Pprogram JKN KIS tidak gratis, tetapi bagi rakyat yang tidak mampu, pemerintah daerah ataupun pusat bisa membantu membayarkan dengan cara memasukan ke Penerima Bantuan Iuran (PBI) daerah maupun pusat," terang Ahmad Fitrawan. (***)