Produksi Garam Melalui BUMDes Dioptimalkan

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Pengembangan produksi garam melalui Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) di Kecamatan Siompu Barat mulai digenjot. Meskipun masih skala kecil, ke depan akan diupayakan produksi secara maksimal.
Kepala BPMD Busel, Amril Abdullah mengatakan, produksi garam di Siompu Barat itu dikerjakan melalui dana desa (DD). Tahun 2018 ini melalui DD dicoba dibuka lahan mulai dari pembibitan sampai pemuaian garam.
"Hasilnya memang benar sudah diuji hasil, bagus kualitasnya. Mengenai luasnya, karena ini menggunakan dana desa, makanya luasnya belum maksimal," ujarnya.
Lanjut dia, tapi memang diupayakan kedepanya bahwa produksi garam Siompu Barat itu sudah bisa dinikmati beberapa kabupaten di Sultra apabila sudah memproduksi.
Ia mengakui, di tahun 2019 mendatang belum bisa memproduksi banyak. Tapi jika ini dikelola dengan baik dan sudah berhasil di kelola oleh BUMDes di desa Siompu Barat itu nanti akan berkesinambungan.
Amril menyadari memproduksi garam itu termaksud hal yang rumit. Jika salah urus bisa rugi. Karena mengingat di pasaran nasional saja harga garam masih rendah, Rp 2500 per kilogram. Angka Rp 3 ribu per kilogram itu rendah sekali.
Namun demikian, tetap akan diupayakan pengelolaan garam melalui BUMDes sehingga dapat menampung tenaga kerja dan kewirausahaan. Karena ini juga hasil kesepakatan di desa. BUMDes akan mencoba mengawal program tersebut melalui DD. (aga)