Peduli Palu dan Donggala, Kodim 1413/Buton Siap Salurkan Bantuan Masyarakat Kepton

PUBLIKSATU, BAUBAU - Posko bantuan peduli bencana alam Palu dan Donggala Sulawesi Tengah (Sulteng) , yang di gelar Kodim 1413/Buton di depan Makodim, jalan Jendral Sudirman Kota Baubau, berhasil mengumpulkan ratusan bantuan dari masyarakat Kepulauan Buton (Kepton), Selasa (2/10/2019).
Bantuan tersebut akan di supali ke Palu, dalam waktu dekat ini.
"Mie instan sudah ada lebih dari tiga ratus karton, kemudian ada juga pakaian layak pakai 20 dos, kemudian ada juga pampers bayi, pembalut wanita, air mineral, ada lumayan banyak hari ini," kata Dandim 1413/Buton, Letkol Inf Davy Darma Putra, saat di temui di posko bantuan, Selasa (2/10/2018).
Kata Letkol Inf Davy, bantuan masyakarat Kepton ini akan di drop menggunakan truk menuju Kota Kendari, dan selanjutnya penyaluran bantuan akan menggunakan pesawat herkules milik TNI melalui Kota Kendari menuju Sulteng.
"Kita ada dua alternatif yang pertama nanti kita akan lewat Kendari, kita menggunakan herkules langsung ke Palu, jadwalnya itu tanggal 5 atau tanggal 6, nanti kita pastikan," jelasnya.
"Tidak sampai ke palu karena memang kita, tugas kita dari Kodam kita hanya membangun posko kemudian mengumpulkan bantuan dari masyarakat kemudian kita salurkan ke Palu," terangnya.
Penutupan posko akan dilaksanakan bila mana sumber bahan pokok di Sulteng sudah stabil dan terpenuhi.
Kepada masyarakat Kepulauan Buton, Letkol Inf Davy berpesan bagi yang ingin beramal membantu saudara-saudara sekalian Indonesia yang berada di Palu, Kodim siap menampung dan menyalurkan bantuan tersebut sampai pada yang berhak menerima.
"Jadi saya berharap kepada masyarakat Baubau, Buton dan sekitarnya kalau kita mau beramal membantu saudara-saudara kita yang terkena bencana alam di Palu, kita Kodim siap menampung bantuan dari masyarakat berupa apa saja, baik makanan, pakaian layak pakai, susu pampers bayi, dan kebutuhan-kebutuhan yang dibutuhkan masyarakat di sana, kita siap membantu dan kita akan salurkan ke masyarakat Palu," tegas Letkol Inf Davy. (mo2)