Laga Arema vs Persebaya Tercoreng Aksi Provokasi Aremania

PUBLIKSATU, BOLA – Laga Arema vs Persebaya di Stadion Kanjuruhan, Sabtu (6/10) sore WIB tercoreng dengan aksi provokasi pendukung Arema.
Dirijen Aremania, Yuli Sumpil dan salah satu rekannya tiba-tiba turun ke lapangan dan mendekati pemain Persebaya yang tengah melakukan pemanasan. Aksi ini tentu saja tidak diperbolehkan.
Yuli kemudian membuang berlembar-lembar uang Rp 100 ribu dan Rp 50 ribu. Kiper cadangan Persebaya, Alfonsius Kelvan hanya berkacak pinggang melihat ulah dirijen bertubuh kurus itu.
Tak berselang lama, rekan Yuli mendatangi dan mendorong penjaga gawang produk asli kompetisi internal Persebaya itu. Sementara Yuli tampak mengomel dan menunjuk kiper berkepala plontos itu.
Sebelum kejadian semakin ramai, para pemain Persebaya berusaha melerai. Mereka menjauhkan Alfon dari Aremania. Tak berselang lama, panitia pelaksana (panpel) Arema mendatangi Yuli dan rekannya serta menyuruh mereka ke luar lapangan.
Bukan hanya itu saja, salah seorang Aremania yang mengenakan kaos hitam dan celana jeans juga mengencingi gawang. Sama seperti yang terjadi pada Yuli Sumpil dan rekannya, si pengencing gawang juga disuruh keluar dari lapangan.
Setelah pertandingan berakhir, Aremania juga langsung menyerbu lapangan. Seolah merayakan sebuah gelar juara, Aremania bersorak kegirangan setelah Arema FC mengalahkan Persebaya dengan skor tipis 1-0 di Stadion Kanjuruhan.
(saf/ies/JPC)