Ketua Kube Siola jadi Duta Kube Sultra

PUBLIKSATU, BUTON SELATAN - Kelompok Usaha Bersama (Kube) Siola di Desa Lapara, Kecamatan Siompu mewakili Sultra dalam ajang lomba Kube dan pendamping berprestasi tingkat nasional tahun 2018.
Kementerian Sosial melalui direktorat jenderal penanganan fakir miskin telah sukses melaksanakan ajang gebyar prestasi keluarga sejahtera Indonesia di Baperta Cibubur, Jakarta Timur, tanggal 8-9 Agustus 2018, yang menghadirkan seluruh Kube dan pendamping berprestasi dari 34 provinsi. Termaksud di dalamnya Ketua Kube Siola, Nurhayati dan pendamping Kube berprestasi Riyani mewakili Sultra.
Dalam ajang kontestasi penilaian Kube dan pendamping berprestasi tingkat nasional, Busel patut berbangga hati, dimana penilaian pilar-pilar sosial berprestasi, baru ini juga pekerja sosial masyarakat (PSM) teladan diwakili Rahim dari Desa Karae Kecamatan Siompu, Busel.
-
Orang menenun
"Yang membuat mencatat prestasi gemilang, Ketua Kube Siola, Nurhayati adalah yang mengelola usaha tenun tradisional Buton dan pendamping berprestasi Riyani dan PSM teladan Rahim, ini tak lepas pembinaan, bimbingan dan motivasi Kadis Sosial Busel, H Kostantinus Bukide, Kabid Pemberdayaan H La Ode Baharuddin, Kasi Penanganan Fakir Miskin, Nur Hardianti," ujar Kasi Kelembagaan Sosial Dinsos Busel, Haryadi SSos kepada media ini, Senin (8/10).
Verifikasi penilaian Kube berprestasi tingkat nasional di Busel, dilaksanakan 4-6 Oktober. Ini untuk mengecek langsung dilapangan tentang keberhasilan Kube Siola sebagai Duta Kube Sultra.
Tim verifikasi dari Kementerian Sosial dipimpin langsung Buyung Rachim Mosad dan Tri Wahyuni serta dari Dinsos Provinsi Sultra, Kaharuddin.
Tim verifikasi, Buyung Rachim Mossad mengatakan, untuk meraih Ketua Kube berprestasi dan pendamping berprestasi memerlukan kegigihan, kerja keras, keuletan, serta harus disiplin mencatat setiap pemasukan dan pengeluaran hasil dari usaha Kube yang dikelola agar dapat terlihat perkembangannya.
"Semoga hal ini dapat memotivasi bagi Kube-Kube yang lain untuk berprestasi pula," harapnya.
Haryadi berharap, dengan prestasi itu dapat membantu meningkatkan perekonomian keluarga. Melestarikan budaya Buton dengan menjaga kearifan lokal agar tenun tidak punah.
"Semoga dengan prestasi ini menjadi motivasi bagi penerima Kube lain di Busel. Serta menjalin dan memper kokoh rasa kesetiakawanan sosial," harapnya. (aga)