Berita Terkini
Sultra

Doakan Korban Gempa Sulteng, Pemprov Sultra Gelar Zikir Akbar

Oleh Redaksi Publiksatu / Rudi · Senin, 15 Oktober 2018 13:52 WIB · 2 menit baca
Doakan Korban Gempa Sulteng, Pemprov Sultra Gelar Zikir Akbar
Gubernur Sultra, Ali Mazi usai mengikuti zikir akbar

PUBLIKSATU, KENDARI - Pemerintah Provinsi (Pemprov) Sulawesi Tenggara (Sultra) bekerja sama dengan tim penggerak PKK provinsi menggelar zikir akbar dan salat taubat untuk mendoakan korban gempa dan tsunami di Palu, Donggala dan Sigi, Sulawesi Tengah (Sulteng). Kegiatan Tersebut dilaksanakan di Masjid Al-Alam pada Minggu (14/10).

Hadir dalam kegiatan zikir akbar dan salat taubat itu, Gubernur Sultra, H Ali Mazi dan Ketua Tim Penggerak PKK Sultra, Agista Ali Mazi, Sekprov Sultra, seluruh pegawai Pemprov Sultra, pengurus PKK provinsi, forum koordinasi Sultra, tokoh agama, tokoh budaya serta tokoh masyarakat.

Ali Mazi sangat mengapresiasi kegiatan zikir akbar dan salat taubat serta doa bersama untuk korban gempa dan tsunami Sulteng tersebut.

"Semoga Allah SWT menyelamatkan negeri kita dari segala musibah dan bencana. Juga kegiatan ini merupakan salah satu program pemerintah dalam rangka Sultra berbudaya dan beriman dan membentuk SDM yang diimplementasikan yang didalamnya memiliki nilai ketauhitan," ucapnya.

Ali Mazi menghimbau kepada seluruh masyarakat Sultra agar terus meningkatkan keimanan dan ketakwaan serta perilaku yang baik sesuai dengan nilai-nilai agama dan kepercayaan masing-masing.

Sementara itu, Kepala Kanwil Agama Provinsi Sultra, Abdul Kadir dalam tausiahnya mengatakan, ada tiga hal yang harus dijadikan sebagai pelajaran dari kegiatan zikir akbar dan salat taubat tersebut.

"Yang pertama, bahwa semua peristiwa dalam pelaksanaan kehidupan kita, tidak terlepas dari kontrol dari Allah SWT. Kedua, dengan adanya musibah di beberapa daerah, merupakan kesempatan untuk menunjukkan rasa empati kita sebagai Bangsa Indonesia, sebagai umat Islam dan sebagai manusia. Karena musibah ditunjukkan kepada orang beriman dan dengan doa dan zikir ,mudah-mudahan bisa mengurangi beban penderitaan saudara kita yang ada di Sulteng," paparnya.

Yang ketiga sambung Abdul Kadir, semua musibah akan dihadapi semua umat manusia. "Sehingga dengan adanya musibah dan cobaan ini, manusia tidak boleh larut dalam kesedihan karena sudah pasti ada hikmah dibaliknya," tutupnya. (m4)