Pengerjaan Proyek Irigasi di Butur Tuntas
Bagikan

PUBLIKSATU, BUTON UTara - Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Kabupaten Buton Utara (Butur) kembali membangun jaringan atau saluran irigasi untuk menunjang pengarian air di daerah pesawahan potensial.
Hal itu dilakukan guna mensukseskan program pertanian organik di daerah yang dinahkodai Abu Hasan. Selain fokus membangun infrastuktur umum seperti jalan dan jembatan.
Kepala Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang Buton Utara, Wawan Wardaya menuturkan pembangunan infrastruktur saluran irigasi telah tuntas dikerjakan. Menurutnya, pembangunannya berda di empat desa yakni di Lahumoko, Triwacu-wacu, Gunung Sari dan Lambale.
"Tujuannya agar lahan petani tak lagi kekeringan jika musim kemarau datang melanda dan produksi sawah atau ladang petani dapat melimpa," terang Wawan.
Mantan Kepala Bidang Bina Marga Dinas PU Butur ini menambahkan, jaringan irigasi dibangun untuk menjamin kebutuhan air untuk sawah dan ladang petani.
"Selain itu, mampu mengurangi potensi gagal panen akibat kekeringan di saat musim kemarau datang melanda," tambahnya.
Selain saluran irigasi, Dinas PU juga membangun bendung dikawasan Rahmat Baru Kecamatan Kulisusu Barat. Alokasi dana yang dibutuhkan sebesar kurang lebih Rp 12 miliar bersumber dari alokasi khusus.
"Untuk pembangunan bendung ditempatkan pada ketinggian memanfaatkan satu aliran sungai. Kemudian air yang ditampung disalurkan ke sawah petani,” tandasnya. (m7)
Proyek Saluran Irigasi Menggunakan Dana
Triwacu-wacu : Rp 600 juta
Lambale : Rp 600 juta
Gunung Sari : Rp 700 juta
Lahumoko : Rp 450 juta